Lewis Hamilton akhirnya buka suara soal penyebab kegagalan rem yang membuatnya harus mengakhiri balapan Spanish Grand Prix 2026 lebih cepat. Pembalap Ferrari itu mengalami masalah pada sistem pengereman SF-26 di Lap 7 dari 57, tepatnya di Tikungan 20, setelah sempat bertarung ketat dengan Max Verstappen di awal lomba. Ini menjadi retirement pertama Hamilton sejak GP Sao Paulo 2025, sekaligus yang pertama bersama Ferrari dalam 10 bulan terakhir.
Insiden ini juga mencatatkan sejarah unik: untuk pertama kalinya sejak GP Kanada 2014, Hamilton harus pensiun akibat masalah rem. Sepanjang kariernya yang telah mencakup 394 start, ini adalah retirement ke-35. Sebelumnya, ia adalah satu-satunya pembalap yang berhasil menyelesaikan setiap lap di semua grand prix dan sprint race musim 2026, sebuah rekor konsistensi yang luar biasa.
Kronologi Kegagalan Rem
Hamilton membeberkan detail momen demi momen ketika remnya mulai bermasalah. "Awalnya bagus, saya tidak melihat Max, dan saya tidak terlibat pertarungan menuju Tikungan 5," ujarnya kepada media. "Tapi kemudian saya masuk Tikungan 5, saya menginjak rem, dan mulai mengerem dengan baik, lalu pedalnya terasa aneh, dan tiba-tiba tidak bisa berhenti."

Ia sempat melebar dan menyentuh pembatas, namun tidak terasa benturan keras. "Lalu pedalnya kembali normal, dan baik-baik saja untuk beberapa tikungan berikutnya. Semuanya tampak oke, lalu pedalnya kembali panjang," tambahnya. Akhirnya, di Tikungan 20, ia kehilangan kendali dan harus menghentikan balapan.
Tanggapan Soal Insiden dengan Verstappen
Ketika ditanya mengenai komentar Verstappen tentang manuver di Tikungan 1, Hamilton memberikan jawaban singkat. "Yah, menurut saya itu balapan yang bagus, jujur saja," balasnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa ia tidak ingin memperkeruh suasana, meski insiden tersebut membuatnya tersingkir dari balapan.
Kegagalan rem ini menjadi pukulan telak bagi Ferrari yang tengah berjuang mengembangkan SF-26. Tim harus segera menginvestigasi penyebab pastinya, apakah karena masalah mekanis atau elektronik, mengingat ini pertama kalinya Hamilton mengalami hal serupa sejak lama. Dampaknya bisa mempengaruhi kepercayaan diri pembalap dan strategi tim di balapan berikutnya.
Bagi Hamilton, ini adalah ujian mental setelah memulai musim dengan sangat konsisten. Ia harus bangkit dan memastikan bahwa masalah rem tidak terulang. Penggemar tentu berharap legenda asal Inggris itu segera kembali kompetitif di lintasan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!