SPONSORED

Lawson Puas dengan Hasil Terbaiknya di Red Bull Spanyol

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Lawson Puas dengan Hasil Terbaiknya di Red Bull Spanyol
TO NEWS OVERVIEW
Liam Lawson secured sixth for Red Bull at the Spanish GP. Image: XPB Images

Liam Lawson akhirnya mengukir hasil terbaiknya bersama Red Bull Racing di Grand Prix Spanyol, finis keenam di Sirkuit Madrid. Pembalap Selandia Baru itu tampil impresif sepanjang akhir pekan, meski harus menerima kenyataan strategi yang kurang menguntungkan akibat periode Virtual Safety Car (VSC).

Ini adalah penampilan ketiga Lawson sebagai pengganti Isack Hadjar yang masih dalam pemulihan cedera pergelangan tangan. Sebelumnya, ia finis ketujuh di Zandvoort dan keempat belas di Monza. Kini, di Madrid, ia berhasil memperbaiki pencapaiannya dan mengumpulkan poin penting bagi tim.

Strategi Ban Keras dan VSC yang Merugikan

Start dari posisi kesembilan, Lawson langsung tancap gas dan sempat menyalip Franco Colapinto untuk merebut posisi keenam. Namun, VSC yang dipicu oleh pensiunnya Lance Stroll mengubah peta strategi. Lawson yang memulai dengan ban keras berencana menjalani stint panjang, tetapi VSC datang di waktu yang tidak tepat.

Antonelli Menang Lagi, Norris Kehilangan Kemenangan di Spanyol
Baca JugaAntonelli Menang Lagi, Norris Kehilangan Kemenangan di Spanyol

"Itu sangat menjengkelkan," ujar Lawson kepada Sky Sports F1. "Kami sudah merencanakan strategi dengan ban keras, dan VSC jelas tidak ideal. Saya baru saja menyalip Franco dengan risiko besar. Sangat sulit menyalip di sini. Jadi, secara strategi tidak ideal, tapi dari posisi start, P6 sudah oke."

ADVERTISEMENT

Lawson bertahan di lintasan hingga lap 45 sebelum akhirnya masuk pit. Ia berhasil keluar di depan Colapinto dan Oscar Piastri setelah mampu menjaga posisi dengan ban yang sudah aus. Ia kemudian kembali ke posisi keenam saat Pierre Gasly melakukan pit stop pada lap kedua dari terakhir.

Insiden dengan Russell dan Evaluasi Diri

Salah satu momen krusial adalah ketika George Russell berhasil melewatinya. Lawson mengakui bahwa kesalahan kecil membuatnya kehilangan posisi. "Dengan George, saya terkunci dan melebar. Jadi saya tidak tahu apakah saya bisa menahannya," akuinya. "Saya pikir itu tidak akan berpengaruh pada saat itu. Saya masih harus masuk pit. Jadi akan sulit."

Meski demikian, Lawson tetap merasa positif dengan performa keseluruhannya. "Ini bagus. Mendapat poin dalam beberapa balapan. Kecepatan akhir pekan ini, terutama di kualifikasi kemarin, sangat kuat," tambahnya. "Sayang kami tidak bisa memaksimalkan Q3 karena saya pikir kami punya potensi menempatkan kedua mobil di lima besar. Tapi ini hasil yang bagus dari posisi start. Jadi saya cukup senang."

ADVERTISEMENT

Dampak ke Klasemen dan Masa Depan Hadjar

Dengan finis keenam, Lawson tetap berada di peringkat kesembilan klasemen pembalap dan memangkas jarak dengan Hadjar yang berada di posisi kedelapan menjadi 12 poin. Hasil ini juga menjadi sinyal positif bagi Red Bull Racing yang tengah menanti kepastian kondisi Hadjar.

Hadjar telah absen tiga balapan berturut-turut setelah cedera pergelangan tangan saat latihan menjelang Zandvoort. Tim tidak ingin mengambil risiko sebelum pembalap Prancis itu benar-benar pulih. Prinsipal tim Laurent Mekies menyatakan bahwa pemulihan Hadjar sesuai jadwal, dengan sesi simulator diharapkan menjadi bagian dari evaluasi sebelum Baku.

Keputusan mengenai kursi Red Bull untuk Grand Prix Azerbaijan akan segera diambil. Apakah Hadjar kembali atau Lawson terus tampil? Yang jelas, Lawson telah membuktikan dirinya layak diperhitungkan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU