SPONSORED

Russell Menyerah? Peluang Juara F1 2026 Mulai Pupus

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Russell Menyerah? Peluang Juara F1 2026 Mulai Pupus
TO NEWS OVERVIEW
Russell Menyerah? Peluang Juara F1 2026 Mulai Pupus

George Russell tidak lagi membicarakan gelar juara dunia Formula 1 2026. Setelah finis kelima di Grand Prix Spanyol, pembalap Mercedes itu mengakui peluangnya sangat tipis. "Saya tidak akan bilang ini sudah berakhir, tapi sangat tidak mungkin saya berada dalam pertarungan," ujarnya. Kini ia tertinggal 81 poin dari rekan setimnya, Kimi Antonelli, yang terus tampil impresif.

Di sirkuit baru Madring, Russell hanya mampu start dari posisi keenam. Ia menjelaskan, "Saya mencoba mendorong keras di Tikungan 11, tapi ban tidak sanggup menahan." Kualifikasi yang buruk membuat balapannya sulit sejak awal. Meski sempat bersenggolan dengan Oscar Piastri, ia tidak mengalami kerusakan. Namun, nasib buruk menghampirinya saat mobil safety car keluar lebih awal. Russell dan Fernando Alonso menjadi satu-satunya pembalap yang memilih pit di bawah VSC, dan itu membuatnya harus melakukan pit stop tambahan. "Waktunya sangat frustrasi," keluhnya. Ia pun harus kembali ke ban hard favoritnya, sementara rival-rivalnya mendapatkan keuntungan.

Charles Leclerc, yang berada tepat di depan Russell, memilih bertahan di lintasan dan baru masuk pit pada lap 48. Meski demikian, Russell tetap mampu memberikan tekanan di akhir balapan. Leclerc nyaris kehilangan posisi keempat, tetapi akhirnya bertahan, sementara Russell harus puas finis kelima. "Ban hard jauh lebih unggul bagi saya," jelas Russell. "Akan menjadi pertaruhan besar jika tetap di ban medium. Saya pikir saya tidak akan kehilangan apa pun. Pada akhirnya, saya akan finis di posisi yang sama juga." Ia menambahkan bahwa sirkuit ini sangat sulit untuk menyalip, seperti Monaco, di mana kualifikasi adalah segalanya.

Rosberg: Sainz Harus Bertanggung Jawab Soal Madring
Baca JugaRosberg: Sainz Harus Bertanggung Jawab Soal Madring

Sementara itu, Antonelli terus menunjukkan konsistensi luar biasa. Kemenangan di Spanyol adalah yang kedelapan musim ini, dan podium ke-12 dalam 14 balapan. Keunggulannya atas Russell melonjak dari 25 poin menjadi 81 poin dalam lima putaran terakhir. Dengan sembilan balapan tersisa, Russell sadar bahwa konsistensi rivalnya membuat peluangnya semakin kecil. "Saya bahkan tidak memikirkan untuk berada dalam pertarungan karena saya rasa tidak," akunya. "Ini justru membuat saya bisa fokus balapan demi balapan dan mencoba menang sebanyak mungkin. Apa pun yang terjadi, itulah yang terbaik."

ADVERTISEMENT

Meski hasilnya buruk, Russell menegaskan bahwa performanya di Madrid sebenarnya lebih baik dari yang terlihat. "Tapi ini seperti Monaco, di mana kualifikasi menentukan segalanya," tambahnya. Kini, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa gelar juara 2026 semakin jauh dari genggaman. Kimi Antonelli tampaknya semakin kokoh di puncak klasemen, dan Russell hanya bisa berharap keajaiban terjadi di sisa musim.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU