George Russell mengakhiri GP Spanyol dengan kepala pusing dan kritik tajam terhadap layout sirkuit Madring. Pembalap Mercedes itu finis kelima, tertinggal hampir setengah menit dari rekan setimnya, Kimi Antonelli, yang memenangkan balapan dan memperlebar keunggulan di klasemen menjadi 81 poin.
Madring, sirkuit terbaru di kalender Formula 1, memiliki 22 tikungan dengan peluang menyalip yang minim. Trek lurus panjang di akhir Tikungan 5 dan 6 menjadi satu-satunya titik aksi, tetapi chicane kiri-kanan-kiri yang cepat membuat mobil yang tidak mengurangi kecepatan secara drastis akan menghantam kerb dengan keras.
Russell: Perubahan Layout Harus Dilakukan
"Mereka harus melakukan sesuatu, mereka harus membuat perubahan," ujar Russell kepada media, termasuk Motorsport Week, tentang layout sirkuit Madring. "Karena setiap sirkuit harus memiliki peluang menyalip setelah lintasan lurus, dan yang ini memiliki chicane sempit dan tikungan yang benar-benar menantang, tapi tidak nyaman."

"Setelah 60 lap menghantam kerb itu, kepala saya sedikit sakit pada akhirnya."
Russell juga menyoroti strategi dua-stop yang dijalaninya. Ia beralih ke ban medium selama periode Virtual Safety Car, lalu kembali ke ban hard. Sementara Antonelli dan sebagian besar tim lain memilih strategi satu-stop. "Ban hard jauh lebih unggul, dan akan menjadi taruhan besar untuk tetap menggunakan medium, dan saya pikir tidak ada yang bisa hilang pada akhirnya," jelasnya.
"Saya pikir saya akan berakhir di posisi yang sama, jadi ini sedikit memalukan; ini trek yang sangat sulit untuk menyalip, yang saya kira agak menjengkelkan bagi semua orang. Performa jauh lebih baik daripada hasil, dan saya pikir kecepatannya sangat kuat, di antara yang terkuat, jadi saya ambil positifnya, tapi ini mirip Monaco dalam hal kualifikasi [yang penting]."
Dampak terhadap Klasemen dan Persaingan
Hasil ini semakin memperlebar jarak Russell dari Kimi Antonelli di puncak klasemen. Dengan 81 poin tertinggal, Russell harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang juara. Sementara itu, kritik terhadap Madring menambah daftar keluhan pembalap tentang sirkuit yang tidak ramah untuk balapan.
Insiden lain juga mewarnai GP Spanyol, seperti penalti Carlos Sainz yang menyerang Fernando Alonso, serta peringatan langka untuk Oscar Piastri setelah manuver terlalu jauh di Madring. Semua ini menunjukkan betapa menantangnya sirkuit baru ini bagi para pembalap.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!