Formula 1, Sportrik Media - George Russell mengakui dirinya sempat terkejut dengan serangan awal dari Lewis Hamilton pada Sprint Race Grand Prix China 2026 di Shanghai. Pebalap Mercedes tersebut akhirnya berhasil mengamankan kemenangan setelah duel intens dengan mantan rekan setimnya itu pada lap-lap awal.
Hamilton yang memulai balapan dari posisi keempat langsung melesat ke posisi kedua saat start dan segera menekan Russell dalam perebutan pimpinan lomba. Kedua pebalap sempat beberapa kali bertukar posisi, dengan Russell menyalip di Tikungan 14 sebelum Hamilton kembali mengambil alih posisi terdepan melalui manuver di sisi luar Tikungan 1 pada lap berikutnya.
Setelah fase duel tersebut, Russell berhasil membangun jarak dan mempertahankan posisi terdepan hingga akhir balapan. Ia juga mampu mengendalikan situasi saat restart setelah safety car yang dipicu oleh mobil Nico Hulkenberg yang berhenti di lintasan.

“Itu cukup menyenangkan pada akhirnya. Banyak strategi yang dimainkan, dan cara melakukan overtaking di sini tidak mudah,” kata Russell.
“Saya harap balapannya menarik untuk ditonton. Biasanya sprint race cukup membosankan, tetapi kali ini saya bisa mengendalikan situasi dengan baik setelah safety car dan senang bisa meraih kemenangan.”
Russell menjelaskan bahwa kondisi angin yang cukup kuat di Sirkuit Internasional Shanghai juga menambah tantangan selama balapan. Tikungan pertama yang panjang membuat pengelolaan ban depan kiri menjadi faktor penting, terutama ketika para pebalap saling menyerang dalam perebutan posisi.
“Kondisinya cukup berangin dan tidak mudah, karena tikungan pertama sangat panjang. Hanya satu lap mendorong terlalu keras bisa merusak ban depan kiri,” jelas Russell.
“Jadi ini lebih tentang manajemen ban, terutama ketika kami sedang bertarung.”
Pebalap Inggris itu juga memberikan apresiasi terhadap serangan agresif Hamilton pada fase awal balapan. Menurut Russell, pengalaman panjang Hamilton di Formula 1 membuatnya mampu memanfaatkan momentum sejak start untuk menekan rivalnya.
“Lewis melakukan pekerjaan luar biasa pada lap-lap awal. Dia benar-benar membuat saya terkejut, tetapi dia memiliki pengalaman 20 tahun di Formula 1,” ujar Russell.
Russell juga menilai bahwa performa Ferrari terlihat lebih kuat dalam ritme balapan dibandingkan saat kualifikasi. Hal tersebut menjadi perhatian bagi Mercedes menjelang balapan utama Grand Prix China, di mana tim masih perlu menemukan peningkatan performa agar dapat mempertahankan keunggulan mereka.
Hasil sprint race di Shanghai memperkuat posisi George Russell dalam persaingan awal musim Formula 1 2026. Namun dengan balapan utama masih berlangsung pada hari Minggu, duel antara Mercedes dan Ferrari diperkirakan akan kembali menjadi fokus utama dalam perebutan kemenangan di Grand Prix China.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!