Gabriel Bortoleto angkat bicara soal transformasi besar yang dialaminya sejak pabrikan Jerman, Audi, resmi mengambil alih tim yang sebelumnya dikenal sebagai Stake F1. Pembalap asal Brasil itu menyebut perubahan yang terjadi bukan hanya soal nama, melainkan perubahan total dalam mentalitas dan cara kerja tim.
Dalam wawancara eksklusif, Gabriel Bortoleto mengaku sangat terkesan dengan ambisi dan dukungan finansial yang dibawa Audi. Menurutnya, tim yang kini bermarkas di Hinwil itu tidak lagi kesulitan seperti masa lalu ketika masih berstatus Sauber.
"Kami benar-benar bisa melihat perbedaannya, terutama mentalitas yang bergeser jauh. Banyak respek untuk tim yang kami miliki tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya, tapi kenyataannya, kami berada dalam situasi yang berbeda sekarang," ujar Bortoleto.

Perubahan paling mencolok adalah hadirnya pabrikan mesin sendiri yang dikembangkan di Neuburg. Bortoleto menilai pencapaian Audi dalam membuat mesin Formula 1 pertama mereka pada regulasi baru adalah sesuatu yang luar biasa, meski ia juga sadar masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
"Kami tahu kami masih tertinggal dan perlu berkembang. Tapi apa yang mereka lakukan di Neuburg itu tidak mudah. Saya angkat topi untuk mereka," tambahnya.
Dengan dukungan penuh dari Audi, Bortoleto optimistis timnya bisa mencapai target besar di masa depan. Ia menegaskan bahwa tujuan tim sudah jelas dan semua orang di dalam tim bekerja keras untuk mewujudkannya.
Perubahan yang terjadi di tim ini juga terlihat dari cara personel bekerja dan berperilaku. Bortoleto menuturkan bahwa perbedaan itu sangat terasa dibandingkan tahun lalu, menandakan babak baru yang penuh harapan bagi tim asal Swiss tersebut.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!