FIA bergerak cepat. Menyusul kekacauan ban yang menimpa sejumlah pembalap top di Reli Paraguay, federasi balap internasional itu resmi menaikkan alokasi ban untuk Reli Chile pekan ini. Jika sebelumnya mobil Rally1 hanya boleh menggunakan maksimal 28 ban pada reli gravel, kini jumlahnya ditambah menjadi 36 ban.
Keputusan ini tertuang dalam buletin resmi yang dirilis FIA. Tak hanya Rally1, jatah ban untuk Rally2 juga naik menjadi 30, sementara mobil lainnya mendapat 26 ban. Angka itu sudah termasuk pemakaian saat shakedown.
Arauco Jadi Titik Krusial
Tak sekadar menambah kuota, FIA juga memberikan kelonggaran prosedur di sektor jalan Arauco yang akan menjadi arena persaingan pada Sabtu dan Minggu. Tim diizinkan mengirim maksimal dua ban yang sudah terpasang di velg kepada kru, lalu menerima kembali ban bekas dalam jumlah yang sama di area yang telah ditentukan.

Dengan begitu, pembalap bisa mengganti ban aus dengan yang baru di tengah hari. Namun, aturan tetap ketat: anggota tim hanya boleh menyerahkan ban, dilarang memberikan bantuan, perkakas, atau suku cadang. Petugas teknis akan hadir dan memindai setiap ban yang ditukar untuk memastikan prosedur berjalan sesuai aturan.
Langkah ini merupakan respons langsung atas insiden delaminasi parah yang dialami beberapa pembalap terdepan di Paraguay. Saat itu, kondisi gravel yang abrasif membuat ban cepat rusak dan memicu protes keras, terutama dari pembalap Toyota, Sebastien Ogier.
Akar Masalah Belum Tuntas
Meski alokasi ban kini lebih longgar, akar masalah sebenarnya belum sepenuhnya teratasi. Setelah Reli Portugal, Hankook selaku pemasok ban tunggal WRC memang sudah memperbarui ban Dynapro dengan menambah kedalaman tapak. Namun, Ogier terus menuntut rentang pilihan ban yang jauh lebih luas di WRC.
Steven Cho dari Hankook sebelumnya juga mengakui tantangan memakai ban yang sama untuk reli gravel dengan karakter sangat berbeda. Ia menyatakan perusahaan siap memasok lebih banyak ban Dynapro jika diperlukan. Namun, hingga kini solusi jangka panjang masih menjadi pekerjaan rumah bersama antara FIA, tim, dan pabrikan ban.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!