Ferrari akhirnya angkat bicara. Dalam langkah yang tidak biasa, tim asal Maranello itu menggelar panggilan pers mendadak pada Selasa untuk menegaskan dukungan penuh kepada Fred Vasseur sebagai team principal, sekaligus membungkam spekulasi yang berkembang belakangan ini.
Spekulasi tentang masa depan Vasseur mencuat setelah komentar mantan bos Red Bull, Christian Horner, dalam wawancara dengan The Times untuk mempromosikan buku barunya. Horner menyebut Ferrari adalah satu-satunya tim yang bersedia ia bergabung tanpa kepemilikan saham. Pernyataan itu langsung memicu rumor bahwa Horner bisa menjadi kandidat pengganti Vasseur, yang posisinya memang sudah menjadi sorotan beberapa balapan terakhir.
Yang membedakan kali ini, Vasseur merasa spekulasi tersebut mulai mengganggu tim. Usai Grand Prix Azerbaijan, ia mengeluh bahwa situasi ini "frustrating" karena ia terus ditanya soal masa depannya, dan hal itu mempengaruhi suasana di garasi. "Kami tidak bekerja dalam ketenangan yang sempurna," ujarnya.

Ferrari pun memutuskan untuk mengambil sikap. Maria Conti, chief communications officer Ferrari, mengatakan kepada media terpilih: "Posisi Ferrari jelas, tidak berubah, dan Ferrari sudah membuat pilihannya. Kami memiliki kepercayaan penuh pada Fred Vasseur dan timnya, dan kami akan terus begitu." Conti menekankan bahwa saat ini Ferrari perlu tetap "bersatu dan kohesif", sehingga mereka ingin mematikan rumor sebelum balapan berikutnya.
Langkah Ferrari ini terbilang tidak biasa. Tim F1 biasanya enggan mengeluarkan pernyataan untuk membantah spekulasi media, karena seringkali justru memperbesar rumor. Di dunia olahraga, terutama sepak bola, dukungan penuh dari manajemen sering dianggap sebagai pertanda pemecatan sudah dekat. Namun Ferrari menjelaskan bahwa mereka memilih angkat bicara karena dampak rumor terhadap tim dan fakta bahwa cerita ini semakin membesar, bukan mereda.
Conti menyebut Ferrari sudah terbiasa dengan berbagai "badai komunikasi", seperti kontroversi peluncuran mobil listrik Ferrari Luce awal tahun ini. Namun, ia merasa situasi kali ini di luar kendali setelah GP Azerbaijan. "Faktanya, setelah balapan dan pada hari Minggu dan Senin, kekuatan komunikasi ini meningkat," katanya. "Biasanya menurun. Semua orang - bukan hanya kalian, tapi juga media Italia dari seluruh dunia - mereka masih menciptakan banyak cerita berbeda..."
Dengan pernyataan ini, Ferrari berharap fokus tim bisa kembali ke lintasan. Mereka ingin menghindari agar balapan berikutnya di Malaysia tidak hanya diwarnai gosip dan spekulasi. Vasseur sendiri belum memberikan komentar tambahan, namun dukungan publik dari manajemen setidaknya memberikan ketenangan sementara. Kini, pertanyaannya: apakah ini benar-benar akhir dari spekulasi, atau justru awal dari babak baru?



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!