SPONSORED

Ferrari Gagal Total di Monza, Hamilton Soroti Aturan Tim

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Ferrari Gagal Total di Monza, Hamilton Soroti Aturan Tim
TO NEWS OVERVIEW
Lewis Hamilton has repeatedly called Ferrari out

Monza, 7 September 2025 – Harapan besar para Tifosi untuk melihat Ferrari meraih kemenangan di kandang sendiri pada Grand Prix Italia kembali pupus. Dalam dua lap yang menjadi mimpi buruk, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton justru terlibat insiden yang mengakhiri balapan salah satu dari mereka dan menghancurkan peluang tim.

Dengan Charles Leclerc dan Lewis Hamilton yang mengisi baris kedua grid, para penggemar di sirkuit Monza sempat berharap akan ada keajaiban. Namun, harapan itu sirna seketika ketika kedua pembalap Ferrari bersenggolan di tikungan pertama. Hamilton terdorong keluar ke area kerikil dan turun ke posisi kesepuluh, sementara Leclerc yang terus berjuang di barisan depan justru mengalami kecelakaan spektakuler di Parabolica pada akhir lap kedua.

Insiden tersebut memicu perdebatan sengit mengenai siapa yang patut disalahkan. Namun, kesimpulan yang lebih jelas adalah bahwa kedua pembalap Ferrari tidak saling menghormati seperti layaknya rekan setim. Dalam wawancara pasca-balapan, Hamilton menyoroti kurangnya aturan main yang jelas di dalam tim, sebuah kritik yang juga ia sampaikan saat GP Belanda.

Tonton Lap Perdana Hamilton dan Leclerc di Sirkuit Madring F1
Baca JugaTonton Lap Perdana Hamilton dan Leclerc di Sirkuit Madring F1

“Saya pikir ini kembali ke aturan main. Saat di Mercedes, kami punya aturan tertulis. Di sini, tidak ada aturan. Kami perlu memperbaikinya,” ujar Hamilton, yang bergabung dengan Ferrari pada 2025. Kritik ini menambah daftar panjang kekesalan Hamilton terhadap pengambilan keputusan tim, termasuk saat ia merasa strategi yang diterapkan di Zandvoort membuatnya kehilangan peluang podium.

ADVERTISEMENT

Kegagalan di Monza ini menjadi pukulan telak bagi Ferrari, yang sebenarnya sudah menyadari bahwa kemenangan di kandang sendiri bukanlah target realistis mengingat kurangnya kecepatan balapan mereka. Namun, insiden antar pembalap sendiri jelas merupakan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari jika ada aturan main yang tegas. Hamilton, yang finis keenam setelah keputusan tim untuk tidak melakukan pit stop saat virtual safety car, menegaskan bahwa Ferrari perlu segera berbenah.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU