Max Verstappen mengaku bangga bisa kembali ke podium di Monza, meski harus berjuang keras melawan mobil-mobil cepat di depannya. Dalam GP Italia yang bersejarah, pembalap Red Bull itu finis ketiga, di belakang dua Mercedes, dan di depan duo McLaren yang sempat memberinya tekanan besar.
“Kembali ke podium di sini selalu istimewa,” ujar Verstappen, yang musim ini sudah mengoleksi lima podium. “Kami harus berjuang untuk itu, dan tidak mudah. Tapi secara keseluruhan, saya pikir kami tampil sangat baik.”
Verstappen mengaku kesulitan utama datang dari sektor lurus. “Kami kesulitan dengan pengiriman tenaga di lintasan lurus dibandingkan mobil bermesin Mercedes. Ada beberapa masalah yang masih kami hadapi,” jelasnya. “Saya sempat melebar di tikungan kedua karena aspal yang kotor, dan itu membuat McLaren bisa menyalip. Butuh waktu untuk merebut kembali posisi.”

Meski sempat memimpin balapan, Verstappen sadar bahwa Mercedes terlalu kuat hari itu. “Saya mencoba segala yang bisa saya lakukan, bahkan sempat memimpin, yang sangat mengasyikkan. Sayangnya kami tidak bisa mengejar Mercedes, tapi podium adalah hasil akhir yang fantastis untuk akhir pekan ini.”
Sementara itu, rekan setimnya, Liam Lawson, yang menggantikan Isaac Hadjar yang cedera, finis ke-14 setelah mengalami insiden di awal balapan. “Saya kehilangan bagian sayap depan setelah kontak dengan Nico, dan harus pit stop lebih awal, kehilangan lebih dari 30 detik,” kata Lawson. “Tanpa masalah itu, kami punya peluang bagus untuk naik ke posisi yang lebih baik.”



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!