Advertisement Sportrik
15s

Fermin Aldeguer Kehilangan Podium Sprint MotoGP Malaysia 2025

Notifikasi
Fermin Aldeguer Kehilangan Podium Sprint MotoGP Malaysia 2025
Pembalap Fermin Aldeguer dari tim Gresini Ducati © Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Pembalap Fermin Aldeguer dari tim Gresini Ducati kehilangan podium balapan Sprint MotoGP Malaysia 2025 di Sirkuit Sepang akibat penalti waktu pasca-balapan. Hukuman ini diberikan karena pelanggaran aturan tekanan ban depan.

Berdasarkan analisis mendalam, Aldeguer awalnya finis di posisi ketiga setelah start dari grid keenam. Namun, penalti delapan detik membuatnya turun ke posisi ketujuh, mengubah hasil klasifikasi dan berdampak pada poin kejuaraan.

 

Francesco Bagnaia Nyaris Gagal Q2 MotoGP COTA 2026
Baca JugaFrancesco Bagnaia Nyaris Gagal Q2 MotoGP COTA 2026

Aldeguer tampil impresif di Sprint, naik tiga posisi meskipun sempat mengalami dua kecelakaan selama kualifikasi satu di Q1 dan satu lagi di paddock saat kembali ke pit. Namun, pelanggaran tekanan ban depan menyebabkan penalti delapan detik, standar untuk pelanggaran serupa di balapan Sprint. Akibatnya, Pedro Acosta naik ke posisi ketiga, meraih podium Sprint ketiganya dalam empat balapan terakhir.

ADVERTISEMENT

Perubahan ini juga menguntungkan Marco Bezzecchi dari tim Aprilia, yang naik dari posisi ketujuh ke keenam. Tambahan satu poin membuat Bezzecchi menyamai poin Francesco Bagnaia di peringkat ketiga klasemen pembalap. Namun, Bagnaia mempertahankan posisinya karena memiliki lebih banyak kemenangan grand prix (dua berbanding satu).

 

Meskipun kehilangan empat poin akibat penalti, Aldeguer tetap dinobatkan sebagai "rookie of the year" MotoGP 2025 setelah Sprint, menunjukkan konsistensi dan potensinya sebagai debutan. Hukuman ini tidak mengubah gelar tersebut, tetapi memengaruhi dinamika persaingan di klasemen. Acosta, dengan podium tambahan, semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu talenta muda terbaik musim ini.

ADVERTISEMENT

Aldeguer dan Bagnaia, pemenang Sprint, menjadi favorit untuk balapan utama GP Malaysia pada 26 Oktober 2025. Bagnaia mengincar kemenangan grand prix ketiganya musim ini dengan motor Ducati, sementara Aldeguer berambisi meraih kemenangan keduanya di kelas premier.

 

Penalti ini menjadi pengingat penting akan ketatnya aturan teknis di MotoGP, terutama terkait tekanan ban. Bagi Aldeguer, fokus kini beralih ke balapan utama, di mana ia harus memanfaatkan kecepatan dan pengalaman dari Sprint untuk bersaing di depan. Dengan dukungan tim Gresini Ducati, Aldeguer berpotensi menebus hasil ini. Sementara itu, Acosta dan Bezzecchi juga diharapkan tampil kompetitif, menambah ketegangan di sisa musim 2025.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU