Kembalinya Fermin Aldeguer ke lintasan balap setelah absen akibat cedera di Australia dan Malaysia harus diwarnai insiden menegangkan. Pembalap muda asal Spanyol itu terlibat kecelakaan kontroversial dengan Pecco Bagnaia pada sesi Sprint GP Qatar di Sirkuit Lusail, yang langsung memicu pengibaran bendera merah dan berujung pada hukuman berat bagi sang debutan.
Benturan tersebut terjadi ketika Aldeguer berusaha memanfaatkan celah di tikungan setelah start yang kurang maksimal. Upaya manuver dari sisi dalam justru berbuah senggolan pada bagian roda belakang motor Bagnaia, yang mengakibatkan kecelakaan hebat serta cedera patah kaki bagi pembalap pabrikan Ducati tersebut. Akibat insiden ini, stewards langsung menjatuhkan sanksi penalti double long lap kepada Aldeguer.
Selepas balapan, pembalap yang memperkuat Gresini Racing tersebut secara terbuka menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada korban maupun seluruh kru pabrikan Borgo Panigale. "Pertama-tama, saya ingin meminta maaf secara tulus baik kepada Pecco maupun kepada seluruh anggota tim Ducati," ujar Aldeguer kepada awak media.

Ia juga memberikan penjelasan teknis mengenai detik-detik terjadinya insiden horor tersebut di atas lintasan. "Kami tentu tidak pernah menginginkan hal seperti ini terjadi. Saya tahu batasan saya, dan ketika melihat celah, saya langsung mencoba memanfaatkannya. Namun, saat keluar dari tikungan 15 dengan kecepatan tinggi, saya kesulitan menghentikan motor sepenuhnya," tambahnya.

Meskipun insiden tersebut berbuah bencana bagi rivalnya, Aldeguer menilai bahwa kontak fisik yang terjadi sebenarnya tidak terlalu keras jika dilihat dari sudut pandang dinamika motor. "Benturannya sendiri sebenarnya tidak terlalu besar, tetapi karena mengenai roda belakang, dampaknya menjadi sangat luar biasa. Bagaimanapun, ini jauh lebih baik dari potensi terburuk yang bisa terjadi," ungkapnya.
Hukuman penalti double long lap praktis merusak peluangnya bersaing di grup depan setelah balapan dilanjutkan. Kendati demikian, ia tetap mampu menunjukkan ritme balap yang kompetitif hingga finis di posisi kesebelas dengan menggunakan ban kompon medium yang sama.
Dengan mengantongi data penting dari sesi Sprint tersebut, sang pembalap kini mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi balapan utama esok hari dengan mentalitas yang lebih matang. Simak analisis mendalam, update poin, dan jadwal akhir pekan ini hanya di Sportrik.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!