Fabio Quartararo, juara dunia MotoGP 2021, menyuarakan kekecewaannya terhadap Yamaha di musim 2025. Meski meraih tiga pole position beruntun di Jerez, Le Mans, dan Silverstone, ia gagal meraih kemenangan akibat masalah teknis, seperti kegagalan perangkat penurun ketinggian motor di Silverstone.
Dalam wawancara dengan MotoGP.com, Quartararo menegaskan: “Saya butuh proyek kemenangan sekarang. Saya tak punya waktu lagi.” Ia menyoroti performa inkonsisten, dengan podium di beberapa balapan namun sering terlempar dari posisi 10 besar. Oleh karena itu, ia menekan direktur teknis Yamaha, Max Bartolini, untuk menghadirkan motor V4 baru di 2026. Quartararo percaya M1 telah mencapai batasnya, dan tanpa perubahan drastis, sulit bersaing dengan Ducati.

Musim 2025 berjalan sulit bagi Quartararo. Awal musim di Qatar, Argentina, dan Amerika Serikat berakhir buruk, dengan hasil terbaik posisi 10. Meski demikian, ia bangkit dengan pole dan podium di Le Mans dan Silverstone, namun masalah di lintasan basah dan grip buruk menghambatnya.
Quartararo mengaku kehilangan kepercayaan diri, terutama karena motor kurang kompetitif dibandingkan Ducati milik Marc Marquez. Ia berharap tes motor V4 di Valencia pada September 2025 memberikan hasil positif. Sementara itu, fans di media sosial ramai membahas tekanan Quartararo pada Yamaha, dengan banyak yang mendukung keberaniannya.
Fabio Quartararo berkata:
“Saya tak menikmati balapan sekarang. Saya butuh bahagia di depan.”
Max Bartolini, direktur teknis Yamaha, menanggapi:
“Fabio beri kami motivasi besar untuk berubah.”
Akankah Yamaha penuhi tuntutan Quartararo di 2026? Ikuti di SPORTRIK!
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
81 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
77 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
60 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
50 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
45 |
|
6
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
40 |
|
7
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
37 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
28 |
|
9
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
25 |
|
10
|
|
Luca Marini
Honda HRC Castrol
|
23 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
158 |
|
2
|
|
KTM
|
77 |
|
3
|
|
Ducati
|
70 |
|
4
|
|
Honda
|
48 |
|
5
|
|
Yamaha
|
10 |
Baca Juga
Marc Marquez menilai dominasi Aprilia di MotoGP 2026 bukan kejutan, dengan performa Marco Bezzecchi sudah terlihat sejak pramusim.
Michele Pirro menguji Ducati GP27 850cc di Misano 2026, mengungkap arah teknis Ducati menghadapi regulasi baru MotoGP 2027.
Guenther Steiner mengulas risiko dan peran krusial rider MotoGP 2026 setelah pengalaman langsung bersama Tech3 KTM di COTA.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!