Advertisement Sportrik
15s

Fabio Di Giannantonio Balas Dendam Valencia MotoGP 2025: Trofi Tak Lagi Hilang!

Fabio Di Giannantonio Balas Dendam Valencia MotoGP 2025: Trofi Tak Lagi Hilang!
© GettyImages

MotoGP, Sportrik Media - Fabio Di Giannantonio akhirnya meraih podium impian di Valencia MotoGP 2025, menutup babak dendam dua tahun setelah penalti menyakitkan pada 2023. Pembalap Fabio Di Giannantonio finis ketiga di Grand Prix utama, mengamankan trofi yang kali ini tak terlepas darinya, di tengah dominasi Aprilia yang mencuri perhatian akhir pekan ini.

 

Performa Di Giannantonio di Circuit Ricardo Tormo bukan sekadar hasil balapan, melainkan kulminasi dari perjuangan musim yang penuh gejolak. Pada 2023, ia sempat memimpin finis ketiga sebelum penalti tekanan ban mendorongnya ke posisi keempat, sebuah momen yang meninggalkan bekas mendalam. Tahun 2024, balapan dipindah ke Barcelona, meninggalkan Valencia sebagai arena kosong. Kembali pada 2025, Di Giannantonio tak menyia-nyiakan kesempatan: podium di Sprint dan Grand Prix, menjadikan akhir pekan ini sebagai salah satu yang terbaik baginya. Selain itu, finisnya memperpanjang rekor Ducati dengan podium ke-88 berturut-turut, meski tim Ducati Corse kesulitan menandingi kecepatan Aprilia.

Marc Marquez Akui Belum Maksimal di Thailand 2026
Baca JugaMarc Marquez Akui Belum Maksimal di Thailand 2026

 

Dalam wawancara pasca-balapan di acara After the Flag milik MotoGP, Di Giannantonio menyampaikan kegembiraannya dengan nada ringan namun penuh makna. “Kali ini trofi tetap bersamaku,” candanya, merujuk pada insiden 2023. “Malam ini juga, tak ada yang akan mencuri trofi saya! Sangat senang dengan balapan, pertarungan, dan cara kami menutup musim ini. Musim ini seperti rollercoaster. Sangat bangga pada tim yang tak pernah menyerah, kami selalu bersatu, bekerja maksimal di saat baik maupun buruk. Jadi, musim ini luar biasa dari sisi manusiawi. Sangat senang melanjutkan dengan kru ini tahun depan. Ini akhir pekan hebat; pertama kalinya saya punya ketiga piala, jadi pasti salah satu akhir pekan terbaik kami.”

Analisis lebih dalam menunjukkan bahwa meski podium diraih, Di Giannantonio masih tertinggal 3,765 detik dari pemenang Marco Bezzecchi, yang mendominasi bersama rekan Aprilia Raul Fernandez hanya 0,5 detik memisahkan duo ini. 

ADVERTISEMENT

 

Pembalap VR46 Racing Team itu mengakui ekspektasi tinggi untuk menang, namun ritme awal Bezzecchi dan Fernandez terlalu kuat. “Saya ingin menang hari ini, tapi ritme mereka di awal sangat kencang,” ujarnya. “Saya berbelok lebih lebar daripada mereka, jadi sulit menjaga kecepatan. Jadi, saya pakai rencana B: hemat ban belakang untuk balik di akhir untungnya berhasil. Tapi jujur, sulit.” Namun, strategi ini membuktikan kecerdasannya, terutama di trek yang menuntut manajemen ban ketat.

 

Dari perspektif tim, keberhasilan Di Giannantonio menegaskan solidaritas Pertamina VR46, yang dipimpin Uccio Salucci sebagai figur inspiratif. Meski Ducati kesulitan sepanjang musim dengan banyak nol poin di awal—podium ini memberi momentum positif menjelang 2026. Bandingkan dengan Aprilia, yang naik daun berkat inovasi RS-GP, sementara Ducati perlu perbaikan aerodinamika untuk bersaing di tikungan sempit seperti Valencia. Dampaknya pada klasemen? Di Giannantonio finis musim di posisi lima dunia, melebihi target awal, dan memperkuat posisi Ducati di konstruktor meski kalah dari Aprilia di ronde penutup.

 

ADVERTISEMENT

Secara keseluruhan, podium Valencia ini bukan hanya balas dendam pribadi bagi Di Giannantonio, tapi juga sinyal harapan bagi VR46 di era transisi MotoGP. Dengan kelanjutan kontrak dan dukungan Valentino Rossi sebagai mentor, prospek 2026 terlihat cerah, terutama jika Ducati atasi kelemahan ban. Musim 2025 yang rollercoaster berakhir manis, membuka babak baru kompetisi yang lebih ketat.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU