Elfyn Evans tampaknya harus menerima kenyataan pahit di Rally Chile. Pembalap Wales yang memimpin klasemen WRC itu mengalami nasib sial berupa ban bocor pada SS15, etape Carampangue yang panjangnya hampir 27 kilometer. Akibatnya, Evans kehilangan waktu lebih dari dua menit dan harus puas turun dari posisi kedua ke peringkat kelima.
Evans sendiri mengaku bingung dengan asal muasal kebocoran tersebut. "Saya tidak tahu dari mana ban bocor itu berasal, tapi apakah ini mengejutkan?" ujarnya dengan nada kecewa. Ini merupakan pukulan telak bagi Evans yang sebelumnya tampil impresif dan berada di jalur juara Super Sunday.
Di sisi lain, rekan setimnya di Toyota, Oliver Solberg, justru tampil gemilang dan memimpin rally. Pembalap Swedia itu unggul 13,3 detik atas Sebastien Ogier yang berada di posisi kedua. Solberg mengaku sempat khawatir setelah mengalami ban bocor di etape sebelumnya. "Ada banyak debu, tapi saya juga hati-hati agar tidak merusak ban. Saya juga mengalami ban bocor di etape sebelumnya, jadi saya takut," tuturnya.

Sementara itu, Adrien Fourmaux dari Hyundai berhasil naik ke posisi ketiga. Ia menyebut rally ini benar-benar gila. "Saya heran kami tidak mengalami ban bocor kemarin, tapi hari ini sudah beberapa kali terjadi. Etape ini masih fantastis dan mungkin yang terbaik sepanjang rally. Banyak sekali bagian berbeda, dan saya sangat menikmatinya," kata Fourmaux.
Masalah yang dialami Evans membawa berkah bagi rekan setimnya, Sami Pajari. Sebelum Rally Chile, Pajari tertinggal 20 poin dari Evans dan tampaknya akan semakin jauh tertinggal. Namun, kemalangan Evans membuat persaingan tetap ketat. Pajari sempat kehilangan lebih dari 15 detik di etape kedua terakhir, tetapi berhasil menyalip Evans dan naik ke posisi keempat. "Kami hanya harus melakukan yang terbaik. Seperti yang kita lihat, apa pun bisa terjadi. Permainan masih berjalan," ujar Pajari.
Dengan satu etape tersisa, yaitu Power Stage yang akan dimulai pukul 19:15 waktu Finlandia, posisi Solberg di puncak klasemen masih aman. Namun, Ogier dan Fourmaux terus memberikan tekanan. Sementara itu, Esapekka Lappi dari Hyundai berada di posisi keenam, diikuti Josh McErlean dari M-Sport Ford. Pemimpin WRC2, Yohan Rossel, berada di urutan kedelapan, di depan Robert Virves dari Estonia.
Rally Chile masih menyisakan satu etape penutup yang bisa menjadi penentu. Akankah Solberg mempertahankan keunggulannya? Atau akankah Ogier dan Fourmaux memberikan kejutan? Semua akan terjawab dalam Power Stage nanti.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!