Yamaha secara resmi mengumumkan penunjukan Izan Guevara sebagai pembalap MotoGP untuk tim satelitnya, Pramac, pada musim 2027. Pembalap asal Spanyol itu akan menggantikan Jack Miller yang telah lama berkarier di kelas premier.
Nama Guevara mungkin tidak setenar Miller di kalangan penggemar MotoGP. Namun, bagi yang mengikuti perkembangan ajang junior, keputusan Yamaha ini bukanlah kejutan besar. Guevara adalah salah satu talenta terbaik yang pernah muncul dari jenjang European Talent Cup hingga Moto3, dengan torehan gelar juara yang impresif.
Perjalanan kariernya sempat terhambat saat naik ke Moto2 pada 2023. Cedera pergelangan tangan dan masalah arm pump membuatnya kesulitan tampil kompetitif. Meski demikian, setelah pulih, Guevara menunjukkan progres yang stabil, dan puncaknya terjadi pada musim 2025 saat ia berhasil meraih kemenangan perdananya di Moto2.

Kemenangan itu memberinya kesempatan menjalani tes dengan motor MotoGP Yamaha, dan performanya meyakinkan pabrikan asal Jepang tersebut untuk memberinya kursi penuh. Langkah ini mengingatkan pada strategi Yamaha yang pernah sukses merekrut Fabio Quartararo dari kondisi yang kurang ideal, dan berhasil mengubahnya menjadi juara dunia.
Di bawah kepemimpinan Gino Borsoi, yang pernah bekerja sama dengan Guevara di Aspar, Yamaha berharap proses adaptasi pembalap muda itu berjalan mulus. Borsoi dipercaya mampu membimbing Guevara untuk berkembang seperti yang ia lakukan di kategori junior.
Dengan kombinasi bakat mentah, dukungan tim yang solid, dan pengalaman yang terus bertambah, Guevara dinilai siap menghadapi tantangan MotoGP. Pertanyaannya kini, apakah ia mampu mengulangi kesuksesan Quartararo atau justru mengikuti jejak Darryn Binder yang kesulitan beradaptasi.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!