Musim 2026 menjadi ujian berat bagi Williams. Setelah finis kelima di klasemen konstruktor musim lalu, tim asal Grove itu justru terpuruk di bawah regulasi teknis baru. Performa yang menurun drastis membuat bos tim, James Vowles, mengakui ada kekhawatiran nyata kehilangan dua pembalapnya yang dianggap berkelas juara dunia.
“Saya khawatir kehilangan keduanya, karena mereka adalah materi juara dunia yang pantas bertarung untuk podium atau lebih, dan kami belum memberikannya,” ujar Vowles kepada media, termasuk Speedcafe. “Jika Anda melihat dari luar, saya harap tidak ada keraguan bahwa kami terus melangkah maju, dengan musim lalu sebagai blip, tapi ini langkah yang salah arah. Kemunduran ini bukan hanya kejutan bagi pembalap, tapi bagi semua orang, dan itu selalu menciptakan risiko kehilangan mereka.”
Kekhawatiran itu kini sirna setelah kedua pembalap menandatangani perpanjangan kontrak. Carlos Sainz yang bergabung dari Ferrari pada awal 2025 langsung mencetak dua podium di musim pertamanya, sementara Alex Albon menjadi tulang punggung kebangkitan tim sejak kembali ke F1 pada 2022. Vowles menegaskan bahwa respons keduanya terhadap kesulitan tim justru memperkuat keinginannya mempertahankan mereka.

“Yang saya syukuri adalah saat kami punya masalah, mereka berdiri di sisi kami,” kata Vowles. “Tidak ada saling menyalahkan, justru mereka bertanya, ‘Apa yang bisa saya lakukan?’ Mereka berdua datang ke pabrik dan berbicara ke seluruh organisasi, memberi semangat. Carlos dan Alex melakukan hal yang sama; mereka menandatangani kontrak baru karena ingin memastikan mereka tetap di sini.”
Vowles menambahkan bahwa stabilitas yang diberikan kedua pembalap sangat penting di tengah transformasi besar yang sedang dijalani Williams. “Saat Anda melalui perubahan besar, stabilitas yang diberikan Carlos dan Alex sangat besar. Alex sudah ada sejak 2022, dia ingin proyek ini sukses, tapi kehadiran Carlos di sisi kami sangat penting,” jelasnya.
Dampak perpanjangan kontrak ini sudah terasa di dalam pabrik. “Ada beban yang terangkat minggu ini sebagai hasil dari penandatanganan itu, dan saya melihat mereka bergerak maju dengan kecepatan yang jauh lebih cepat. Keyakinan itu nyata dan terukur,” ungkap Vowles.
Vowles juga memuji konsistensi Sainz yang tidak berubah meski tim kesulitan. “Carlos sangat luar biasa. Sikap dan pendekatannya tidak berubah baik saat bertarung untuk posisi 18 atau podium, itu langka. Dia didorong oleh perbaikan performa yang konstan. Itulah yang Anda butuhkan untuk mendorong diri maju,” tambahnya. Sementara Albon memberikan perspektif dari pengalaman panjangnya bersama tim. “Mereka membawa aspek berbeda, tapi keduanya adalah kekuatan,” pungkas Vowles.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!