SPONSORED

Williams Dikritik 'Overpromising' di F1 2026, Sainz Dipertanyakan

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Williams Dikritik 'Overpromising' di F1 2026, Sainz Dipertanyakan
TO NEWS OVERVIEW
Williams Dikritik 'Overpromising' di F1 2026, Sainz Dipertanyakan

Komentator Formula 1, Will Buxton, melontarkan kritik tajam terhadap Williams yang dinilainya 'overpromising and underdelivering' pada musim 2026. Ia juga mengaku masih heran dengan keputusan Carlos Sainz memilih tim asal Grove itu dibandingkan Audi.

Sepanjang 2025, Williams memang tampil percaya diri dengan berbagai pernyataan ambisius. Namun kenyataan di 2026 jauh dari harapan. Mereka bahkan sempat absen dalam tes privat di Barcelona dan tiba di tes pramusim Bahrain dalam kondisi tertinggal. Masalah bobot mobil yang berlebih pun menjadi momok yang terus menghantui.

Setelah 12 seri, Williams terpuruk di posisi kesembilan klasemen konstruktor dengan 11 poin. Sainz dan Alex Albon masing-masing berada di peringkat 16 dan 17 dengan enam serta lima poin. Yang lebih menyakitkan, kedua rekan setim ini justru bertabrakan di Grand Prix Belanda, memaksa Albon mundur dan Sainz mendapat penalti 10 detik.

Hadjar Gives Injury Update Ahead of Italian GP, Hopeful for Monza
Read AlsoHadjar Gives Injury Update Ahead of Italian GP, Hopeful for Monza

Dalam podcast Up To Speed, Buxton membandingkan pendekatan Williams dengan Audi yang baru saja masuk sebagai tim pabrikan. "Ada perbedaan menarik dalam pola pikir dan filosofi. Audi justru tampil rendah hati, underpromise and overdeliver. Sementara Williams terus membuat pernyataan besar, tapi kemudian mengecewakan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Buxton juga menyoroti keputusan Sainz yang menolak tawaran Audi demi bergabung dengan Williams. "Saya pikir menarik ketika Carlos menandatangani kontrak dengan Williams padahal punya opsi ke Audi. Menolak kursi pabrikan demi mimpi Williams? James Vowles pasti menjual mimpi yang brilian," tandasnya.

Kini, Williams harus segera berbenah jika tidak ingin terus menjadi sorotan. Kritik Buxton setidaknya menjadi pengingat bahwa di F1, janji besar tanpa hasil hanya akan menuai kekecewaan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU