Marco Bezzecchi menutup sesi warm up MotoGP Austria sebagai yang tercepat, mengungguli Marc Marquez dan Pedro Acosta yang harus mengakhiri sesi di gravel. Sesi yang berlangsung di Red Bull Ring Spielberg, Minggu pagi, menjadi penentu terakhir bagi para pembalap sebelum turun di balapan utama.
Bezzecchi, yang membela Aprilia, tampil solid sejak awal sesi. Meski sempat beberapa kali melebar, ia mampu bangkit dan mencatatkan waktu terbaik tepat sebelum bendera chequered dikibarkan. Catatan waktunya menjadi sinyal bahwa ia siap bersaing di barisan depan pada balapan nanti. Marco Bezzecchi sendiri sebelumnya sukses finis ketiga di sprint race, menambah kepercayaan dirinya.
Di sisi lain, Pedro Acosta kembali mengalami nasib nahas. Setelah terjatuh di sprint race saat memimpin, pembalap KTM itu kembali jatuh di warm up, tepatnya di tikungan 9, ketika waktu tersisa hanya hitungan detik. Insiden ini menambah daftar panjang kekecewaan Acosta di Austria, meski ia masih berpeluang tampil kompetitif di balapan utama.

Marc Marquez harus puas berada di posisi kedua, hanya terpaut tipis dari Bezzecchi. Pembalap Gresini itu sempat memimpin catatan waktu sebelum akhirnya tergeser. Sementara itu, Brad Binder juga mengalami crash di tikungan 4 di awal sesi, namun tidak memengaruhi posisinya lebih jauh. KTM menunjukkan kecepatan menjanjikan di trek kandang, dengan Enea Bastianini dan Pol Espargaro yang sempat mengisi posisi empat besar.
Persaingan di klasemen semakin memanas. Jorge Martin kembali merebut pimpinan klasemen setelah memenangi sprint race, sementara Marquez dan Bezzecchi terus menempel ketat. Warm up ini menjadi indikasi bahwa balapan utama di Austria akan berlangsung sengit, dengan setidaknya empat pembalap dari pabrikan berbeda yang berpotensi naik podium.
Sesi warm up sendiri berjalan cukup dramatis. Selain dua crash yang melibatkan pembalap KTM, beberapa pembalap lain seperti Fermin Aldeguer sempat mencuri perhatian dengan masuk posisi tiga besar. Namun, performa Bezzecchi di akhir sesi memastikan dirinya sebagai yang tercepat, disusul Marquez dan Acosta yang tetap berada di urutan ketiga meski terjatuh.
Dengan hasil ini, Bezzecchi mengirim peringatan bahwa ia siap mengganggu dominasi pembalap papan atas. Sementara Acosta, meski kembali terjatuh, masih memiliki kecepatan untuk bangkit. Balapan utama MotoGP Austria akan menjadi ujian sesungguhnya bagi strategi dan mental para pembalap di sirkuit yang menuntut presisi tinggi.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!