SPONSORED

Vettel: F1 2026 Bisa Gabungkan Keberlanjutan dan Sensasi Balap

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0 Google Add us as preferred source
Vettel: F1 2026 Bisa Gabungkan Keberlanjutan dan Sensasi Balap
TO NEWS OVERVIEW
Vettel: F1 2026 Bisa Gabungkan Keberlanjutan dan Sensasi Balap

Empat kali juara dunia Formula 1, Sebastian Vettel, memberikan pandangannya mengenai regulasi teknis F1 2026 yang tengah menjadi perdebatan hangat. Vettel, yang dikenal sebagai pembalap dengan pemahaman mendalam tentang sejarah balap, menilai bahwa F1 memiliki teknologi untuk menyatukan tujuan keberlanjutan dengan produk balapan yang mendebarkan.

Pernyataan ini disampaikan Vettel di Grand Prix Italia, di mana ia berkesempatan mengendarai Ferrari F2002 milik Michael Schumacher, mobil bertenaga V10 yang memekakkan telinga. Sebagai pembalap yang pernah mengkritik era turbo hybrid 2014 karena suara yang membosankan dan kompleksitas yang memengaruhi kualitas balapan, Vettel kini melihat peluang baru. “Saya pikir ini menarik,” ujarnya. “Ada banyak hal yang bisa digali dari Formula 1. Tentu, dari sudut pandang pembalap, saya ingin mengendarai mobil terbaik dan memenangkan balapan. Tapi apa itu mobil terbaik? Mobil 2002 adalah mobil tercanggih pada zamannya dan mewakili begitu banyak hal yang menjadi simbol Formula 1.”

Vettel menambahkan bahwa mobil-mobil saat ini juga melakukan hal yang sama, namun dengan penekanan pada performa, presisi, disiplin, kerja keras, serta tanggung jawab dan kepedulian terhadap masa depan. “Saya mungkin tidak setuju dengan semua yang ada dalam regulasi saat ini dari sudut pandang mengemudi, tetapi ke depan, saya pikir ada peluang besar untuk melibatkan lebih banyak orang. Satu hal tidak harus mengecualikan yang lain. Kita perlu menemukan praktik dengan segala hal sehingga kita dapat menggabungkan hal-hal yang kita cintai,” jelasnya.

2026 F1 Brazilian GP Schedule: Interlagos Showdown and the Race for Second
Read Also2026 F1 Brazilian GP Schedule: Interlagos Showdown and the Race for Second

Pembalap asal Jerman ini telah lama menjadi advokat penggunaan bahan bakar sintetis dan e-fuels. Meskipun peralihan F1 ke bahan bakar berkelanjutan canggih musim ini terlalu terlambat untuk bersinggungan dengan karier balapnya, Vettel antusias dengan kemungkinan yang terbuka untuk regulasi masa depan, yang direncanakan akan melibatkan kembalinya mesin V8 yang lebih besar dan lebih nyaring pada 2030 atau 2031. “Saya pikir bahan bakar berkelanjutan adalah langkah maju,” kata pria berusia 39 tahun itu. “Ada potensi besar tidak hanya untuk Formula 1 tetapi juga untuk menginspirasi seri balap lain. Jika Anda membentuk generasi mobil berikutnya, ada banyak potensi untuk melakukannya secara bertanggung jawab karena beberapa hal yang mungkin luar biasa dari sudut pandang teknologi mungkin tidak dapat ditransfer ke jalan raya. Saya pikir ada tanggung jawab untuk melakukan itu.”

ADVERTISEMENT

Pandangan Vettel ini muncul di tengah diskusi intens tentang regulasi 2026 yang akan memperkenalkan unit daya hybrid generasi baru dengan proporsi tenaga listrik yang lebih besar dan bahan bakar sepenuhnya berkelanjutan. Kritik terhadap regulasi tersebut mencakup kekhawatiran tentang bobot mobil yang lebih berat dan perilaku balapan yang kurang menantang. Namun, Vettel melihatnya sebagai kesempatan untuk menggabungkan nilai-nilai tradisional F1 dengan inovasi ramah lingkungan.

Sebagai tokoh yang vokal dalam isu lingkungan, Vettel sering berada dalam posisi yang tampak kontradiktif: mencintai balapan old-school namun peduli pada keberlanjutan. Namun, ia berhasil menjembatani kedua hal tersebut dengan visi bahwa teknologi dapat menjadi alat untuk mencapai keduanya. “Saya menantikan apa yang akan dibawa masa depan, karena saya pikir F1 memiliki begitu banyak nilai baik yang membentuk...” (artikel terpotong).

Dengan pengalaman empat gelar dunia bersama Red Bull dan Ferrari, Vettel tetap menjadi suara yang dihormati di paddock. Komentarnya ini menambah dimensi baru dalam debat regulasi 2026, menekankan bahwa keberlanjutan dan sensasi balap bukanlah tujuan yang saling bertentangan. F1 di bawah Liberty Media terus berupaya menyeimbangkan warisan balap dengan tuntutan zaman, dan pandangan Vettel dapat menjadi referensi bagi para pengambil keputusan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU