Max Verstappen dipastikan bertahan di Red Bull untuk musim Formula 1 2026 setelah klausul performa dalam kontraknya tidak dapat diaktifkan. hasil Grand Prix Belgia memastikan Verstappen tetap di posisi tiga besar klasemen, menutup peluangnya untuk keluar dari tim. Sementara itu, spekulasi tentang kepindahan ke tim lain, seperti Mercedes, mereda. Artikel ini mengulas situasi kontrak Verstappen dan prospeknya di Red Bull.
Setelah Grand Prix Belgia, Verstappen mengumpulkan 185 poin, unggul 28 poin atas George Russell di posisi keempat. Dengan hanya 25 poin tersisa sebelum jeda musim panas di Hungaria, Verstappen dijamin tetap di tiga besar. Oleh karena itu, klausul performa dalam kontraknya, yang memungkinkan kepergian jika ia berada di luar tiga besar saat jeda musim panas, tidak dapat diaktifkan untuk 2026. Dengan demikian, Verstappen kemungkinan besar akan tetap bersama Red Bull.

Meskipun demikian, secara teori, kontrak dapat ditebus. Namun, menurut surat kabar Belanda De Telegraaf, Verstappen tidak berencana meninggalkan Red Bull. Ia berulang kali menyatakan kenyamanannya di tim, meskipun performa RB21 kurang memuaskan musim ini. Selain itu, paket pembaruan di Belgia hanya meningkatkan performa mentah, tetapi masalah keseimbangan mobil tetap ada. Akibatnya, Verstappen fokus pada pengembangan tim untuk musim depan.
Menghadapi regulasi baru F1 2026, Red Bull bergantung pada proyek mesin internal Red Bull-Ford. Namun, pindah tim memiliki risiko, karena tidak ada jaminan kesuksesan instan di tempat lain. Oleh sebab itu, bertahan di Red Bull, yang telah disesuaikan dengan gaya balap Verstappen, menjadi pilihan logis. Selain itu, klausul performa tetap berlaku untuk musim depan, sehingga pintu untuk pindah pada 2027 masih terbuka, dengan peluang potensial di Mercedes, Aston Martin, atau Ferrari.
Verstappen juga menyambut baik kepemimpinan prinsipal tim baru, Laurent Mekies, yang menggantikan Christian Horner. “Saya sangat cocok dengannya,” ujar Verstappen, menambahkan bahwa diskusi teknis dengan Mekies lebih mendalam karena latar belakang tekniknya. Dengan demikian, hubungan ini dapat memperkuat posisi Red Bull menjelang 2026.
Secara keseluruhan, Max Verstappen akan tetap bersama Red Bull untuk F1 2026 karena klausul performa tidak aktif setelah hasil di Belgia. Meskipun demikian, tantangan regulasi baru dan proyek mesin Red Bull-Ford akan menentukan masa depannya. Sementara itu, hubungan positif dengan Laurent Mekies menjanjikan stabilitas tim. Ke depan, persaingan di F1 diharapkan semakin ketat. Untuk berita olahraga terkini, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
171 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
131 |
|
3
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
125 |
|
4
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
80 |
|
5
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
79 |
|
6
|
|
Lando Norris
McLaren
|
79 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
73 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
42 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
41 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
30 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
302 |
|
2
|
|
Ferrari
|
204 |
|
3
|
|
McLaren
|
159 |
|
4
|
|
Red Bull
|
115 |
|
5
|
|
Alpine F1 Team
|
57 |
|
6
|
|
Racing Bulls
|
44 |
|
7
|
|
Haas F1 Team
|
21 |
|
8
|
|
Williams
|
11 |
|
9
|
|
Audi
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
1 |
Read Also
Lewis Hamilton rejected Max Verstappen's claim that their Austrian Grand Prix battle deserved a penalty after their intense wheel-to-wheel fight.
George Russell admitted he still does not fully understand how to extract consistent performance from Mercedes despite winning the 2026 Austrian Grand Prix.
Red Bull's Austrian GP 2026 strategy came under scrutiny after Max Verstappen lost crucial time in his late fight with George Russell.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!