Fred Vasseur dikabarkan turun tangan langsung melalui radio tim untuk menghentikan Lewis Hamilton yang ngotot melanjutkan sesi latihan bebas ketiga (FP3) Grand Prix Spanyol di sirkuit Madring, Sabtu lalu. Insiden itu terjadi setelah pembalap Ferrari tersebut menabrak dinding pembatas dan mengalami kerusakan pada SF-26.
Menurut jurnalis F1 Jacky Martens, insinyur balap Hamilton, Carlo Santi, telah meminta pembalap Inggris itu untuk memarkir mobilnya di lintasan hingga lima kali. Namun, Hamilton bersikeras bisa membawa mobilnya kembali ke pit. Karena permintaan Santi tidak diindahkan, Vasseur akhirnya menggunakan saluran radio pribadi untuk memberikan perintah tegas: "You stop that car right now."
Percakapan radio tersebut tidak disiarkan secara langsung. Martens mengungkapkannya dalam podcast Paddock Access. "Dari yang saya dengar, Fred Vasseur, Principals Tim, masuk ke radio dan berkata, 'Kamu hentikan mobil itu sekarang.' Kami tidak mendengarnya di siaran langsung. Dia melakukannya pada akhirnya ketika Fred Vasseur turun tangan. Kalau tidak, dia tidak akan melakukannya, karena dia tidak mendengarkan insinyurnya," ujar Martens.

Martens juga menyebut bahwa para principal tim memiliki tombol untuk memilih tidak menyiarkan komunikasi tertentu. "Saya pikir ada aturan tertentu soal itu. Kamu tidak bisa memblokir semuanya," tambahnya. Insiden ini menambah daftar panjang masalah yang dihadapi Hamilton sepanjang akhir pekan di Spanyol.
Pada balapan Minggu, Hamilton harus rela mengakhiri lomba lebih cepat setelah mengalami masalah rem yang terus-menerus. Ia sempat bersikeras bisa mengatasi masalah tersebut, tetapi akhirnya mengakui bahwa mobilnya 'hampir tidak bisa berhenti' dan masuk pit pada Lap 7. Keputusan terlambat itu memicu pertanyaan dari kalangan pengamat.
Komentator F1TV, David Coulthard, mempertanyakan sikap Hamilton yang tetap bertahan di lintasan. "Dia mengalami flat-spot. Terlihat jelas di ban depan kanan. Dia tidak sering membuat kesalahan. Mobil itu tidak berfungsi normal. Lalu... mengapa melewati pit lane? Ini pertama kalinya di sini, mungkin dia lupa," ujar Coulthard. Sementara itu, Billy Monger dari Channel 4 mengaku merasa tidak nyaman menonton Hamilton tetap melaju tanpa rem. "Rasanya dia bertahan dua putaran terlalu lama. Saya merasa tidak nyaman, membayangkan jika Anda mengalami kegagalan rem dan tetap di lintasan, ini bisa berakhir buruk," tuturnya.
Insiden di FP3 dan balapan ini menjadi sorotan tersendiri bagi Ferrari yang tengah berjuang mengembalikan performa. Keputusan Vasseur untuk turun tangan langsung menunjukkan betapa seriusnya situasi yang dihadapi tim, terutama dengan risiko penalti dari steward jika pembalap terus melaju dengan mobil rusak. Meski demikian, baik Ferrari maupun Hamilton belum memberikan komentar resmi terkait laporan ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!