Insinyur balap baru Max Verstappen, Tom Hart, dipastikan akan mengambil alih tugas dari Gianpiero Lambiase pada tiga balapan tersisa musim Formula 1 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari masa transisi menyusul kepindahan Lambiase ke tim rival dalam waktu dekat.
Lambiase, sosok penting yang telah mendampingi Verstappen meraih seluruh 73 kemenangan grand prix serta empat gelar juara dunia, memutuskan meninggalkan Red Bull setelah menerima posisi senior di McLaren. Ia dijadwalkan mulai bergabung dengan skuad Woking tersebut paling lambat pada awal musim 2027 atau pertengahan 2028.
Posisi kepala insinyur balap Verstappen selanjutnya akan diisi oleh Tom Hart, yang merupakan anggota senior dari tim teknik sang juara dunia. Hart sebelumnya sempat merencanakan kepindahan ke Williams, namun ia membatalkan rencana tersebut setelah pengunduran diri Lambiase diumumkan pada bulan April lalu.

Selain bertindak sebagai insinyur balap langsung untuk Verstappen, Lambiase juga memegang jabatan sebagai Kepala Teknik Balap di Red Bull. Menjelang kepergiannya, Lambiase perlahan mulai disingkirkan dari berbagai rapat teknik krusial demi mencegah kebocoran informasi vital tim kepada McLaren.
Berdasarkan skema transisi yang disiapkan, Hart akan mulai bertugas mendampingi Verstappen sebagai insinyur balap di Grand Prix Amerika Serikat, Grand Prix Brasil, dan Grand Prix Las Vegas. Sementara itu, Lambiase akan tetap memegang kendali di sisa tiga seri lainnya, yakni Mexico City, Qatar, serta Abu Dhabi.
Kemitraan antara Verstappen dan Lambiase sendiri tercatat sebagai salah satu duet pembalap dan insinyur paling sukses sepanjang sejarah Formula 1. Rekor mereka hanya berada di belakang pasangan legendaris Lewis Hamilton dan Peter Bonnington yang mengoleksi 83 kemenangan bersama Mercedes.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!