Musim kompetisi balap touring Australia bersiap menyambut era baru yang lebih stabil setelah kemelut internal pemilik tim resmi menemui titik terang. Bos Supercars menegaskan bahwa konsensus penuh telah tercapai di antara seluruh pemilik tim terkait pembaruan krusial pada perjanjian Teams Racing Charter yang sempat menjadi batu sandungan besar dalam beberapa bulan terakhir.
Sebelumnya, proses perumusan kalender balap untuk musim mendatang sempat tertahan akibat tarik ulur kepentingan finansial dan struktur pembayaran komersial. Kelompok yang terdiri dari lima skuad penentang sempat menolak tawaran awal yang disodorkan oleh konsorsium RACE, memaksa manajemen harus memutar otak agar jumlah seri balapan tidak menyusut drastis dari rencana awal menjadi hanya 12 putaran saja.
Titik balik negosiasi terjadi ketika manajemen RACE akhirnya menyepakati skema kompromi khusus dengan kelima tim pembangkang tersebut. Berdasarkan kesepakatan anyar ini, kelima tim tersebut akan menerima pembayaran tahunan dengan nominal yang lebih tinggi, sementara tujuh tim lainnya diproyeksikan bakal mengantongi bonus finansial ketika bisnis kepemilikan dijual di masa depan.

"Kami telah mencapai kesepakatan kolektif antara seluruh pemilik tim terkait bagaimana TRC akan diselesaikan," ujar manajemen mengonfirmasi situasi terkini kepada Speedcafe. Proses administrasi final dijadwalkan rampung dalam beberapa hari ke depan sebelum pengumuman resmi jadwal balap dipublikasikan ke hadapan publik luas.
Dengan rampungnya urusan birokrasi dan komersial ini, kalender 14 putaran untuk tahun mendatang dipastikan segera meluncur tanpa hambatan berarti. Sejumlah kejutan juga disiapkan dalam susunan jadwal, termasuk kembalinya Sirkuit Phillip Island ke dalam jajaran kalender reguler menggantikan Sandown, serta dicoretnya Queensland Raceway akibat minimnya dukungan pendanaan pemerintah.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!