Formula 1, Sportrik Media - Prinsipal Alpine Steve Nielsen meyakini Franco Colapinto akan menunjukkan peningkatan performa signifikan pada musim Formula 1 2026. Pembalap asal Argentina itu dinilai memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tereksplorasi pada kampanye sebelumnya.
Franco Colapinto dipromosikan ke kursi balap Alpine mulai Grand Prix Emilia Romagna 2025 menggantikan Jack Doohan, namun gagal mencetak poin hingga akhir musim. Hasil terbaiknya adalah finis ke-11 di Belanda, dengan rata-rata selisih 0,315 detik lebih lambat dari rekan setimnya Pierre Gasly dalam sesi kualifikasi sepanjang 18 balapan yang mereka jalani bersama.
Sebelumnya, Colapinto mencuri perhatian saat debut bersama Williams pada 2024. Ia meraih poin dalam dua dari empat balapan pertamanya, termasuk finis kedelapan di Azerbaijan yang menjadi hasil terbaiknya saat itu. Namun, keterbatasan performa mobil Alpine 2025 menghambat konsistensinya.

Musim 2026 menghadirkan konteks berbeda setelah Alpine beralih dari status pabrikan Renault ke pemasok power unit pelanggan Mercedes. Nielsen menyatakan sejumlah kelemahan mendasar mobil sebelumnya telah diperbaiki, termasuk stabilitas saat melibas kerb dan karakteristik ride height.
“Bukan rahasia bahwa mobil tahun lalu memiliki beberapa masalah mendasar, dan kami benar-benar telah memperbaiki sebagian dari itu dengan mobil ini, yang sangat positif,” ujar Nielsen kepada media termasuk RacingNews365.
“Para pembalap kini bisa mengambil kerb lebih agresif dan tidak lagi mengeluhkan karakteristik ride. Kami juga tidak lagi berada di era ground effect yang menghadirkan sejumlah handicap besar.”
Nielsen menggambarkan Colapinto sebagai talenta yang berkembang secara bertahap, bukan tipe pembalap yang langsung bersinar instan.
“Franco adalah talenta, dan mungkin dia tipe pembalap yang berkembang perlahan. Mungkin perkembangannya lebih lambat dibanding beberapa yang lain, tetapi tahun lalu kami melihat dia mampu menjalani beberapa balapan yang bagus, terutama jika dibandingkan dengan Pierre.
“Sayangnya, dalam beberapa balapan itu hanya perbandingan internal yang bisa kami lihat karena kami berada di belakang, tetapi sekarang saya pikir Franco akan terus membaik seiring waktu.”
Alpine menargetkan kembali bersaing di barisan depan kelompok midfield pada 2026. Nielsen optimistis paket teknis baru akan memungkinkan Colapinto menampilkan potensi maksimalnya.
“Kami sudah melihat tanda-tandanya, dan jika kami memberinya mobil yang lebih baik yang saya yakin sudah kami lakukan — maka kami akan melihat versi terbaik dari dirinya.”
Dengan ekspektasi Alpine yang meningkat dalam struktur kompetitif baru musim ini, performa Colapinto akan menjadi salah satu indikator utama apakah transformasi teknis tim benar-benar mampu mengangkat mereka kembali ke persaingan papan tengah yang kompetitif.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!