Andrea Stella tidak bisa menyembunyikan kekagumannya. Lando Norris baru saja merebut pole position di detik-detik terakhir Q3 untuk Grand Prix Spanyol di Madrid, dan bagi pria yang telah menyaksikan telemetri di 450 grand prix, momen itu terasa istimewa.
Norris tampak seperti sudah di luar persaingan. Namun, ia melesat tepat saat bendera kuning belum sempat berkibar. Hasilnya? Pole position dengan margin yang sangat tipis, membuat rival dan penonton terperangah. Ini adalah bukti bahwa pembalap McLaren itu tidak pernah menyerah, bahkan ketika peluang tampak tertutup.
Stella, yang telah lama berkecimpung di dunia balap, menyebut lap tersebut sebagai salah satu yang paling mengesankan yang pernah ia lihat. "Saya akan mengatakan bahwa untuk risiko yang ia ambil setelah lap yang luar biasa, ia hampir terlalu lunak pada dirinya sendiri," ujarnya kepada media, termasuk Motorsport Week. "Tapi Lando telah mengembangkan banyak ketahanan emosional dalam balapan, dan ia mampu mengakses potensi terbaiknya lebih sering, dan kadang-kadang ia dapat meningkatkan permainan ke level yang lebih tinggi."

Menurut Stella, yang membuat lap itu semakin luar biasa adalah fakta bahwa Norris kehilangan tiga setengah persepuluh detik di tikungan terakhir. "Hal yang paling mengesankan adalah bahwa itu adalah pole position, meskipun kehilangan tiga setengah persepuluh di tikungan terakhir, yang berarti bisa saja menjadi pole position yang cukup meyakinkan," tambahnya. Bayangkan jika Norris tidak kehilangan waktu di sektor akhir— mungkin jarak dengan rival akan lebih jauh.
Stella lalu mengklaim bahwa Norris sedang mendorong ke level baru. Data telemetri mendukung pernyataan itu. "Pada saat yang sama, itu adalah konsekuensi dari mendorong ke level yang berhasil dicapai Lando, dan ketika Anda melihat telemetri, itu adalah presisi, pengereman, kecepatan yang dibawa saat masuk, menginjak kerb, dan menginjak gas," jelasnya. "Semuanya dieksekusi dengan tingkat presisi yang cukup unik, dan bagi saya, atribut utama yang terkait dengan lap ini adalah presisi luar biasa dalam eksekusi dari meter ke meter. Saya pikir Lando menawarkan salah satu penampilan terbaik dalam kariernya."
Pujian Stella ini penting, tetapi tidak akan meredakan kekecewaan di kubu McLaren setelah kehilangan kemenangan di Grand Prix Spanyol karena keadaan di luar kendali mereka. Virtual Safety Car yang muncul di waktu yang tidak tepat merusak peluang Norris untuk menang, dan ia harus puas finis di posisi ketiga.
Meski demikian, penampilan Norris di kualifikasi setidaknya memberikan harapan. Jika ia bisa mempertahankan performa seperti itu, bukan tidak mungkin ia akan kembali bersaing untuk kemenangan di balapan-balapan berikutnya. Dan bagi McLaren, memiliki pembalap yang mampu tampil di level tertinggi seperti itu adalah aset berharga.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!