Mantan principal Haas, Guenther Steiner, melontarkan prediksi berani soal masa depan Lando Norris di Formula 1 2026. Menurutnya, pembalap McLaren itu akan finis di posisi kedua klasemen akhir meski mendapat perlawanan sengit dari Ferrari dan Mercedes. Pernyataan ini disampaikan Steiner dalam podcast The Red Flags, di mana ia memuji performa Norris yang sedang menanjak.
Saat ini, Norris berada di peringkat keempat klasemen dengan 186 poin. Ia menunjukkan kebangkitan luar biasa dalam empat Grand Prix terakhir, termasuk kemenangan di Hungaria dan Belanda. Namun, di GP Spanyol di sirkuit Madring, Norris harus puas finis ketiga setelah strategi virtual safety car yang kurang menguntungkan membuatnya kehilangan peluang menang. Kimi Antonelli dari Mercedes dan Max Verstappen dari Red Bull finis di depannya.
Puncak klasemen saat ini dihuni oleh Kimi Antonelli dengan 292 poin, unggul 106 poin dari Norris. Rekan setim Antonelli, George Russell, berada di posisi kedua dengan 211 poin, disusul juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton dengan 191 poin. Steiner yakin Norris bisa melewati Russell jika performa impresifnya berlanjut. "Dia akan menjadi kedua jika terus seperti ini. Lihat betapa bahagianya Lando," ujar Steiner.

Keyakinan Steiner bukan tanpa dasar. Performa Norris dalam kualifikasi GP Spanyol mendapat pujian dari principal tim McLaren, Andrea Stella. Stella menyebut lap pole Norris sebagai salah satu yang terbaik dalam kariernya, dengan presisi luar biasa di setiap tikungan. "Itu adalah konsekuensi dari dorongan hingga batas yang Lando mampu. Ketika Anda melihat telemetri, presisi, pengereman, kecepatan di tikungan, semuanya dieksekusi dengan tingkat presisi yang unik," kata Stella.
Norris sendiri mengakui bahwa lap pole di Madring adalah salah satu lap terbaik yang pernah ia lakukan. "Salah satu lap di mana semuanya menyatu. Saya punya gambaran jelas tentang apa yang ingin saya lakukan, dan otak saya membiarkannya hampir sempurna," ujarnya. Dengan performa seperti ini, tak heran jika Norris dianggap sebagai ancaman serius di sisa musim.
McLaren tidak tinggal diam. Mereka berencana memperkenalkan kembali paket upgrade 'Macarena' wing di GP Azerbaijan mendatang. Upgrade ini diharapkan dapat memberikan tambahan performa yang signifikan bagi Norris dan tim. Jika berhasil, bukan tidak mungkin Norris akan semakin sering bersaing di depan dan menantang dominasi Antonelli dan Russell.
Dengan delapan balapan tersisa, persaingan menuju gelar juara dunia masih terbuka lebar. Norris memiliki momentum dan dukungan tim yang kuat. Prediksi Steiner mungkin terdengar berani, tetapi jika melihat tren performa Norris belakangan ini, bukan hal mustahil baginya untuk finis sebagai runner-up di akhir musim.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!