Kualifikasi Formula 3 di Monza akhir pekan ini menjadi panggung drama ganda. Freddie Slater sukses merebut pole position untuk Feature Race, sementara rival terdekatnya, Ugo Ugochukwu, justru harus puas start dari posisi belakang setelah dijatuhi penalti ganda. Momen ini bisa menjadi titik balik penting dalam perebutan gelar juara musim 2026.
Pagi hari di sirkuit bersejarah Italia itu, Slater (Trident) tampil gemilang. Ia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 38,114 detik di Grup B, cukup untuk mengamankan start terdepan pada balapan utama akhir pekan nanti. Namun, sorotan utama justru mengarah ke insiden yang terjadi lebih awal pada sesi latihan bebas.
Insiden melibatkan Ugochukwu, yang saat itu berada di posisi kedua klasemen dan tengah bersaing ketat dengan Slater. Dalam situasi yang oleh banyak pihak disebut tidak masuk akal, pembalap asal Amerika Serikat itu mendorong Matteo De Palo ke arah dinding pembatas tak lama setelah melewati garis finis latihan bebas. Tindakan berisiko itu membuatnya dijatuhi penalti turun lima posisi di grid, berlaku untuk Sprint Race dan Feature Race.

Ironisnya, di Grup A, De Palo justru tampil apik dengan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 38,143 detik. Namun, Ugochukwu gagal memanfaatkan potensinya. Ia melakukan kesalahan di tikungan pertama dan hanya mampu menempati posisi ke-10, sebelum akhirnya penalti lima tempat membuatnya melorot semakin jauh.
Drama kualifikasi ini menjadi pukulan telak bagi tim Campos, yang selain kehilangan Ugochukwu di posisi start, juga harus merelakan Theophile Nael start dari barisan belakang setelah insiden terpisah. Sementara itu, Slater kini berdiri di ambang keuntungan besar. Dengan keunggulan poin yang semakin tipis, setiap balapan terakhir akan menjadi penentu. Akankah ia mampu memanfaatkan peluang emas ini untuk memperlebar jarak di klasemen? Kita tunggu aksinya di trek.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!