SPONSORED

Russell Soroti Ferrari, Horner Dekati Comeback F1

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Russell Soroti Ferrari, Horner Dekati Comeback F1 TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

George Russell menjadi salah satu fokus utama setelah Sprint Qualifying Day British Grand Prix 2026 di Silverstone, menyusul komentarnya mengenai lonjakan performa Ferrari. Pembalap Mercedes itu mengaku terkejut melihat tim Italia tampil sangat kuat pada Jumat setelah akhir pekan sulit di Austria.

Russell menilai beberapa aspek performa Ferrari tidak sepenuhnya mudah dijelaskan, terutama karena tim tersebut sebelumnya dianggap berada di belakang dalam hal power unit dan manajemen energi. Namun, di Silverstone, Lewis Hamilton mampu memimpin latihan bebas dan kemudian merebut pole position Sprint dengan margin 0,011 detik atas Kimi Antonelli.

Kecepatan Hamilton menjadi sorotan besar karena Silverstone menuntut kombinasi efisiensi aerodinamika, stabilitas tikungan cepat, dan deployment energi yang konsisten. Ferrari terlihat mampu mengeksekusi kebutuhan tersebut lebih baik dibanding perkiraan awal, sementara Mercedes masih harus memahami mengapa Russell tertinggal dari Hamilton dan Antonelli.

Oscar Piastri Admits McLaren Cannot Fight Three Rivals
Read AlsoOscar Piastri Admits McLaren Cannot Fight Three Rivals

Di luar lintasan, potensi kembalinya Christian Horner ke paddock Formula 1 juga menjadi cerita besar akhir pekan ini. RacingNews365 melaporkan bahwa terdapat kemungkinan kuat Horner hadir di British Grand Prix sebagai tamu, satu tahun setelah meninggalkan Red Bull Racing.

ADVERTISEMENT

Kemunculan Horner akan menjadi momen signifikan karena ia belum kembali ke paddock F1 sejak berakhirnya masa jabatan panjangnya di Red Bull. Setelah menyelesaikan masa gardening leave, Horner kini bebas kembali ke Formula 1 dalam kapasitas apa pun, meski belum ada peran resmi yang diumumkan.

Hari Jumat di Silverstone juga menghasilkan gambaran kompetitif yang penting melalui Sprint Qualifying dan latihan bebas. Hamilton menutup latihan sebagai yang tercepat sebelum mengonversi kecepatan satu putaran Ferrari menjadi pole Sprint, sementara Antonelli, Max Verstappen, Charles Leclerc, Russell, dan Lando Norris mengisi kelompok depan.

Red Bull juga menjadi perhatian melalui rencana pertemuan figur senior mereka dengan Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem. Pertemuan tersebut dipahami akan membahas keterlibatan Red Bull dalam berbagai kategori motorsport, termasuk Formula 1 dan proyek lain di bawah payung kejuaraan FIA.

ADVERTISEMENT

Rangkaian cerita tersebut menjadikan Sprint Qualifying Day British Grand Prix 2026 lebih dari sekadar perebutan posisi start. Kecepatan Ferrari, evaluasi teknis Mercedes, potensi kembalinya Horner, serta dialog Red Bull dengan FIA membentuk konteks politik dan kompetitif yang akan berlanjut menuju kualifikasi utama dan balapan Minggu di Silverstone.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU