George Russell raih podium ketiga di Grand Prix Hungaria untuk Mercedes. Ia dibantu oleh penurunan performa Charles Leclerc dari Ferrari. Russell menduga Ferrari menyesuaikan setelan mobil Leclerc untuk hindari pelanggaran keausan plank. Leclerc anggap masalah sasis penyebabnya. Teori ini picu intrik teknis balapan.
Leclerc start dari pole di Hungaroring. Ia pimpin balapan di stint pertama dan kedua. Ia samai kecepatan duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri. Namun, usai pit stop terakhir di lap 41, performanya anjlok. Leclerc kehilangan 37 detik dari Piastri dalam 30 lap terakhir. Ia finis keempat usai disalip Piastri dan Russell. Ia keluh di radio tim soal mobil “tak bisa dikendarai”. Ia salahkan strategi tim. Leclerc tarik pernyataan itu pasca-balapan. Ia sebut masalah sasis sebagai penyebab utama.

Russell manfaatkan pelambatan Leclerc untuk podium. Ia duga Ferrari naikkan tekanan ban Leclerc. Tujuannya hindari keausan plank berlebih. Ini bisa sebabkan diskualifikasi. “Leclerc sangat lambat. Pasti ada yang salah,” ujar Russell ke Sky F1. “Kami di Mercedes duga mobil mereka terlalu rendah. Mereka naikkan tekanan ban di stint terakhir.” Ia catat Ferrari pakai mode mesin lambat di ujung lurus. Di situ keausan plank paling besar. “Itu tebakan kami dari waktu putaran,” tambahnya. Ia bercanda, “Leclerc tak akan bilang mobil mereka hampir ilegal.”
Ferrari hadapi masalah keausan plank musim ini. Lewis Hamilton pernah didiskualifikasi di GP Tiongkok. Leclerc dan Frederic Vasseur sebut masalah sasis picu penurunan performa. FIA pastikan semua mobil lolos pemeriksaan pasca-balapan. Teori Russell didukung beberapa analis. Matteo Bobbi dari Sky Sports sebut tekanan ban lebih tinggi di stint terakhir Leclerc. Ini mungkin untuk atur ketinggian mobil. Tak ada komunikasi radio soal penghematan bahan bakar. Russell puas dengan podium. Ia sebut hasil balapan “aneh” di luar dominasi McLaren. Max Verstappen finis di bawah ekspektasi. Aston Martin tampil kuat.
Teori Russell soal strategi Ferrari tambah intrik di GP Hungaria 2025. Leclerc finis keempat. Ia dapat penalti lima detik dan satu poin penalti karena mengemudi tak konsisten lawan Russell. Fokus kini ke jeda musim panas untuk evaluasi teknis. Untuk wawasan balapan dan profil pembalap, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
242 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
183 |
|
3
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
183 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
159 |
|
5
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
155 |
|
6
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
112 |
|
7
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
104 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
68 |
|
9
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
49 |
|
10
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
44 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
425 |
|
2
|
|
Ferrari
|
338 |
|
3
|
|
McLaren
|
263 |
|
4
|
|
Red Bull Racing
|
186 |
|
5
|
|
Red Bull
|
177 |
|
6
|
|
Racing Bulls
|
66 |
|
7
|
|
Alpine
|
63 |
|
8
|
|
Alpine F1 Team
|
61 |
|
9
|
|
Haas F1 Team
|
21 |
|
10
|
|
Audi
|
16 |
Read Also
Ralf Schumacher alami dislokasi bahu dan patah tulang usai kecelakaan jetski di acara TV Jerman. Ia akan menjalani operasi dan optimis kembali ke Monza.
Will Buxton mengecam Williams yang overpromising di F1 2026 dan mempertanyakan keputusan Carlos Sainz memilih tim itu ketimbang Audi. Williams terpuruk di P9.
Fred Vasseur mengubah mentalitas Ferrari untuk berani ambil risiko, menghasilkan mobil SF-26 inovatif yang kini ditiru rival. Akankah ini membawa gelar juara?
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!