Advertisement Sportrik
15s

Russell Duga Ferrari Hindari Pelanggaran di GP Hungaria

Russell Duga Ferrari Hindari Pelanggaran di GP Hungaria
© STMimages

George Russell raih podium ketiga di Grand Prix Hungaria untuk Mercedes. Ia dibantu oleh penurunan performa Charles Leclerc dari Ferrari. Russell menduga Ferrari menyesuaikan setelan mobil Leclerc untuk hindari pelanggaran keausan plank. Leclerc anggap masalah sasis penyebabnya. Teori ini picu intrik teknis balapan.


Leclerc start dari pole di Hungaroring. Ia pimpin balapan di stint pertama dan kedua. Ia samai kecepatan duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri. Namun, usai pit stop terakhir di lap 41, performanya anjlok. Leclerc kehilangan 37 detik dari Piastri dalam 30 lap terakhir. Ia finis keempat usai disalip Piastri dan Russell. Ia keluh di radio tim soal mobil “tak bisa dikendarai”. Ia salahkan strategi tim. Leclerc tarik pernyataan itu pasca-balapan. Ia sebut masalah sasis sebagai penyebab utama.

Empat Pria Ditangkap Terkait Perampokan Mantan Manajer Michael Schumacher
Baca JugaEmpat Pria Ditangkap Terkait Perampokan Mantan Manajer Michael Schumacher


Russell manfaatkan pelambatan Leclerc untuk podium. Ia duga Ferrari naikkan tekanan ban Leclerc. Tujuannya hindari keausan plank berlebih. Ini bisa sebabkan diskualifikasi. “Leclerc sangat lambat. Pasti ada yang salah,” ujar Russell ke Sky F1. “Kami di Mercedes duga mobil mereka terlalu rendah. Mereka naikkan tekanan ban di stint terakhir.” Ia catat Ferrari pakai mode mesin lambat di ujung lurus. Di situ keausan plank paling besar. “Itu tebakan kami dari waktu putaran,” tambahnya. Ia bercanda, “Leclerc tak akan bilang mobil mereka hampir ilegal.”


ADVERTISEMENT

Ferrari hadapi masalah keausan plank musim ini. Lewis Hamilton pernah didiskualifikasi di GP Tiongkok. Leclerc dan Frederic Vasseur sebut masalah sasis picu penurunan performa. FIA pastikan semua mobil lolos pemeriksaan pasca-balapan. Teori Russell didukung beberapa analis. Matteo Bobbi dari Sky Sports sebut tekanan ban lebih tinggi di stint terakhir Leclerc. Ini mungkin untuk atur ketinggian mobil. Tak ada komunikasi radio soal penghematan bahan bakar. Russell puas dengan podium. Ia sebut hasil balapan “aneh” di luar dominasi McLaren. Max Verstappen finis di bawah ekspektasi. Aston Martin tampil kuat.


Teori Russell soal strategi Ferrari tambah intrik di GP Hungaria 2025. Leclerc finis keempat. Ia dapat penalti lima detik dan satu poin penalti karena mengemudi tak konsisten lawan Russell. Fokus kini ke jeda musim panas untuk evaluasi teknis. Untuk wawasan balapan dan profil pembalap, kunjungi SPORTRIK.

Klasemen FORMULA-1 DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
0
Oliver Bearman
Oliver Bearman Haas F1 Team
0.0
0
Lando Norris
Lando Norris McLaren
0.0
0
Max Verstappen
Max Verstappen Red Bull Racing
0.0
0
Gabriel Bortoleto
Gabriel Bortoleto Audi
0.0
0
Isack Hadjar
Isack Hadjar Red Bull Racing
0.0
0
Pierre Gasly
Pierre Gasly Alpine
0.0
0
Sergio Perez
Sergio Perez Cadillac-Ferrari
0.0
0
Andrea Kimi Antonelli
Andrea Kimi Antonelli Mercedes
0.0
0
Fernando Alonso
Fernando Alonso Aston Martin Racing
0.0
0
Charles Leclerc
Charles Leclerc Ferrari
0.0
Klasemen FORMULA-1 CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
0
Oracle Red Bull Racing
Oracle Red Bull Racing
0.0
0
Mercedes-AMG Petronas F1 Team
Mercedes-AMG Petronas F1 Team
0.0
0
Scuderia Ferrari
Scuderia Ferrari
0.0
0
McLaren Formula 1 Team
McLaren Formula 1 Team
0.0
0
Aston Martin Aramco Formula One Team
Aston Martin Aramco Formula One Team
0.0
0
BWT Alpine Formula One Team
BWT Alpine Formula One Team
0.0
0
Williams Racing
Williams Racing
0.0
0
Visa Cash App Racing Bulls Formula One Team
Visa Cash App Racing Bulls Formula One Team
0.0
0
Audi Revolut F1 Team
Audi Revolut F1 Team
0.0
0
Cadillac Formula 1 Team
Cadillac Formula 1 Team
0.0

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU