Nico Rosberg tidak bisa menahan kekecewaannya. Juara dunia F1 2016 itu menyoroti peran Carlos Sainz sebagai ambassador sirkuit Madring yang baru, dan menilai pembalap Spanyol itu turut bertanggung jawab atas minimnya aksi salip-menyalip di balapan yang dimenangkan Kimi Antonelli tersebut.
Madring, sirkuit semi-permanen yang mengelilingi pusat pameran IFEMA di Madrid, menggantikan Barcelona-Catalunya sebagai tuan rumah Grand Prix Spanyol mulai 2026. Namun, debutnya langsung menuai kritik karena trek dinilai terlalu sulit untuk melakukan overtaking. Rosberg pun angkat bicara kepada Sky Sports F1 usai balapan.
“Carlos Sainz adalah ambassador, jadi kita perlu mengkritik Carlos Sainz,” ujar Rosberg dengan nada tegas. “Mereka harus meninjau ulang layout trek untuk tahun depan dan menciptakan satu peluang overtaking yang bagus. Kami membutuhkan itu di trek ini karena sangat sulit untuk menyalip.”

Rosberg lantas menyoroti momen ketika Oscar Piastri dari McLaren kesulitan melewati Franco Colapinto dari Alpine meski memiliki keunggulan ban. “Itu sungguh mengejutkan. Piastri melawan Colapinto, misalnya. Piastri punya ban baru, dia tidak bisa lewat. Padahal dia jauh lebih cepat. Sangat sulit untuk menyalip,” tambahnya.
Kritik senada datang dari Bernie Collins, mantan ahli strategi Aston Martin yang kini menjadi analis Sky F1. Menurutnya, seharusnya ada evaluasi lebih awal sebelum sirkuit digunakan. “Ketika sirkuit sudah dirancang, Anda harus bertanya kepada mereka,” kata Collins. “Tapi saya rasa tidak perlu pembalap yang mengatakan itu pada tahap ini. Kita semua di sini, melihat trek dan berkata, ‘Itu akan sangat sulit untuk overtaking.’ Jadi saya pikir seharusnya ada sesuatu yang dilakukan. Sekarang mereka sangat terbuka untuk mengatakan akan melakukan perubahan ke depan. Mereka senang melakukan perubahan. Itu bukan trek permanen. Jadi salah satu perubahan itu, saya harap, adalah menciptakan perbedaan dalam overtaking jika memungkinkan.”
Kritik ini menjadi pukulan bagi penyelenggara Madring yang berambisi menyajikan balapan spektakuler di jantung kota Madrid. Meski demikian, mereka telah menyatakan komitmen untuk melakukan perbaikan. Sementara itu, kemenangan Antonelli semakin memperlebar jarak di klasemen pembalap, sementara para penantangnya harus puas dengan balapan yang membosankan.
Bagi Carlos Sainz, sorotan ini tentu tidak nyaman. Sebagai ambassador, ia diharapkan bisa menjembatani kepentingan pembalap dan penyelenggara. Namun, kritik Rosberg menunjukkan bahwa tanggung jawab tidak hanya pada desainer trek, tetapi juga pada mereka yang mempromosikannya. Akankah Madring berbenah? Kita tunggu aksi nyatanya di musim 2027.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!