Kepala tim Red Bull, Laurent Mekies, mengungkapkan keraguan apakah Isack Hadjar bisa kembali membalap pada Grand Prix Spanyol akhir pekan depan. Pembalap asal Prancis itu masih dalam masa pemulihan cedera pergelangan tangan yang dialaminya saat latihan tinju di jeda musim panas.
Cedera tersebut membuat Hadjar harus absen pada GP Belanda bulan lalu. Untuk kali kedua berturut-turut, Liam Lawson kembali dipercaya menggantikannya di GP Italia akhir pekan ini di Monza. Red Bull memberikan kabar terbaru mengenai perkembangan pemulihan Hadjar pada Jumat (5/9) waktu setempat.
“Lihat, Isack baik-baik saja. Dia tidak bisa mengemudi sekarang, jadi jelas saya tidak akan bilang dia bahagia—karena dia tidak,” ujar Mekies kepada Canal+. “Prioritas utama adalah kesembuhannya. Kami tidak punya alasan untuk mengambil risiko. Musimnya sejauh ini fantastis, dia masih muda, dan meningkat setiap kali membalap, jadi penting baginya untuk kembali saat sudah 100 persen.”

Mekies menegaskan tim akan mengikuti saran dokter dan perasaan pembalap berusia 21 tahun tersebut. “Kami akan mengambil waktu yang dibutuhkan, mempercayai perasaannya dan panduan dokter. Kami akan segera melupakan ini, saya yakin,” tambahnya. Namun, ia mengakui target kembali di Madrid pada 11-13 September terbilang sulit.
“Madrid hanya beberapa hari lagi, jadi itu rumit. Kami akan mengevaluasi ulang situasinya, tapi menargetkan Madrid mungkin sulit,” kata Mekies. “Kami menjalani satu balapan demi satu balapan dan melihatnya secara lebih rasional. Sekali lagi, prioritas yang akan memengaruhi keputusan kami adalah memastikan dia kembali 100 persen tanpa risiko bagi masa depannya.”
Jika Hadjar belum fit, Lawson akan kembali membalap untuk Red Bull, sementara Yuki Tsunoda naik ke Racing Bulls menggantikan Lawson. Hadjar sendiri mendapat nasihat dari juara MotoGP tujuh kali, Marc Marquez, yang sangat memahami cara mengatasi cedera. Marquez mengingatkan agar Hadjar tidak terburu-buru kembali dan memperparah kondisinya.
Andai absen untuk ketiga kalinya secara beruntun, Hadjar masih punya hampir tiga pekan sebelum putaran berikutnya di GP Azerbaijan, 24-26 September. Baku akan menjadi awal dari tiga seri triple header berturut-turut yang menutup musim F1 2026. Situasi ini jelas menjadi ujian kesabaran bagi pembalap muda yang tampil impresif di awal musim.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!