Kimi Antonelli kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin klasemen dengan memenangi Grand Prix Spanyol di Madring, Madrid, Minggu (13/9/2026). Pembalap Mercedes itu start dari posisi kedua dan menuntaskan balapan 4,351 detik di depan Max Verstappen, sementara Lando Norris yang memulai dari pole harus puas finis ketiga setelah strateginya hancur oleh Virtual Safety Car (VSC) pada lap 13.
Balapan di sirkuit baru Madrid ini menyajikan drama sejak awal. Norris tampil sebagai pembalap tercepat sepanjang akhir pekan, mencetak pole dengan waktu 1:31.824, hanya 0,011 detik lebih cepat dari Antonelli. Namun, harapannya untuk menang pupus ketika VSC dikeluarkan akibat kontak Lance Stroll dengan pembatas di Tikungan 20. Norris sudah melewati pintu pit saat VSC aktif, sementara Antonelli dan Verstappen memanfaatkan momen itu untuk pit stop murah dan langsung melompati Norris. Sejak itu, posisi terdepan tak tergoyahkan.
Antonelli mengendalikan balapan dengan tenang, tidak melakukan kesalahan, dan membawa pulang kemenangan kedelapan dari 14 putaran. Kini ia mengoleksi 292 poin, unggul 81 poin atas rekan setimnya, George Russell. Sementara itu, Verstappen finis kedua setelah memanfaatkan jendela VSC yang sama. Meski Red Bull belum pernah menang sepanjang tahun, Verstappen mengakui bahwa Norris adalah pihak yang kurang beruntung. "Saya pikir Lando pantas mendapatkan lebih hari ini," ujarnya usai balapan.

Di barisan tengah, Franco Colapinto mencuri perhatian. Start dari posisi kesembilan, pembalap Alpine itu finis ketujuh dan menjadi satu-satunya pembalap Alpine yang mencetak poin, sementara Pierre Gasly harus puas finis ke-12 dan tertinggal satu lap. Di sirkuit yang sulit untuk menyalip, kemampuan Colapinto menghindari kesalahan menjadi kunci. Poin-poin ini sangat berharga dalam perebutan posisi kelima konstruktor melawan Racing Bulls.
Rookie Arvid Lindblad juga tampil impresif. Meski sempat crash di FP2 dan harus membangun ulang sasis, pembalap berusia 19 tahun itu berhasil masuk Q3 dan finis kesembilan, mengalahkan rekan setimnya Yuki Tsunoda yang finis ke-14. Jarak antar-rekan setim ini menjadi modal Racing Bulls untuk terus bersaing di posisi kelima klasemen konstruktor.
Sebaliknya, beberapa pembalap harus menerima rating rendah. George Russell finis kelima, tertinggal 29,829 detik dari Antonelli, dan terlibat kontak dengan Oscar Piastri di lap pertama yang merusak sayap depan McLaren. Piastri sendiri finis kedelapan, lebih dari 90 detik di belakang rekan setimnya. Sementara itu, Carlos Sainz mengalami mimpi buruk di kandang sendiri: start ke-17, terlibat kontak dengan Tsunoda, menyerempet sayap depan Alonso, mendapat penalti lima detik, dan akhirnya pensiun karena masalah teknis.
Berikut rating lengkap pembalap dari RacingNews365 untuk Grand Prix Spanyol 2026.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!