Nicolo Bulega dan rekan setimnya mendominasi jalannya kejuaraan WorldSBK 2026 dengan torehan kemenangan yang fantastis bagi pabrikan asal Borgo Panigale. Dominasi mutlak ini tidak hanya ditunjukkan lewat kecepatan motor di atas lintasan, tetapi juga melalui perayaan sejarah yang dikemas dalam wujud visual yang memukau di seri pamungkas akhir pekan lalu.
Pada balapan kedua di Circuito de Jerez, pabrikan asal Italia tersebut memutuskan untuk meninggalkan warna merah ikonik mereka sejenak. Sebagai gantinya, motor balap andalan mereka tampil memukau dalam balutan warna perak berkilau yang langsung menarik perhatian para penggemar di tribun penonton maupun di paddock.
Pemilihan skema warna spesial ini ternyata menyimpan makna historis yang sangat mendalam bagi pabrikan asal Bologna tersebut. Livery perak ini merupakan bentuk penghormatan langsung terhadap kemenangan legendaris satu-dua yang pernah diraih oleh Paul Smart dan Bruno Spaggiari di ajang Imola 200-Mile pada tahun 1972 silam dengan mengandalkan mesin 750-Imola-Desmo.

Tidak hanya mengenang masa lalu, peluncuran corak khusus ini juga sekaligus merayakan tonggak sejarah perayaan seratus tahun berdirinya pabrikan asal Bologna di dunia otomotif global. Sentuhan detail tiga warna pada bodi motor juga merepresentasikan hubungan erat antara sang bintang asal Italia, markas besar Borgo Panigale, serta skuad resmi tim Aruba.it Racing - Ducati.
Sepanjang musim kompetisi WorldSBK 2026, dominasi mutlak memang berada di tangan skuad pabrikan Borgo Panigale ini setelah menyapu bersih gelar juara dunia pembalap, runner-up kejuaraan, serta titel konstruktor dan tim terbaik. Penampilan gemilang di Jerez menjadi penutup manis sebelum menyambut musim balap tahun berikutnya dengan standar prestasi yang semakin tinggi.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!