SPONSORED

Quartararo Tahu Mesin Yamaha Akan Meledak di Sprint Aragon

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Quartararo Tahu Mesin Yamaha Akan Meledak di Sprint Aragon
TO NEWS OVERVIEW
Quartararo Tahu Mesin Yamaha Akan Meledak di Sprint Aragon

Fabio Quartararo mengaku sudah mengetahui bahwa mesin Yamaha-nya akan meledak setelah mengalami serangkaian masalah teknis selama sprint Grand Prix Aragon. Pembalap asal Prancis itu dipaksa berhenti di lintasan dengan asap tebal membubung dari motor M1-nya pada Sabtu sore.

Ini merupakan kegagalan mesin pertama yang dialami Yamaha dengan desain V4 barunya selama akhir pekan balapan tahun ini, setelah sebelumnya sempat bermasalah dalam pramusim. Quartararo, yang saat itu berada di posisi ke-16 saat mesinnya mati, mengaku sudah merasakan gejala aneh sejak awal sprint.

“Sejak awal, saya hampir mati mesin. Saya merasakan sesuatu yang aneh,” jelasnya. “Lalu di lintasan lurus, saya merasakan performa mesin mulai turun. Itu pernah terjadi di Thailand. Jadi perasaannya sama. Saya tahu pada akhirnya mesin itu akan meledak.”

Acosta Breaks His Own KTM Part Before Aragon Sprint Start
Read AlsoAcosta Breaks His Own KTM Part Before Aragon Sprint Start

Sebagai pabrikan Rank D dalam sistem konsesi, Yamaha diizinkan menggunakan hingga 10 mesin per pembalap musim ini, dua lebih banyak dari mayoritas rival. Ketika ditanya apakah mesin yang dipakainya pada Sabtu merupakan unit lama, Quartararo menjawab: “Sejujurnya, saya tidak tahu berapa banyak mesin yang kami miliki, tapi saya pikir kami tidak punya banyak sisa. Jadi saya tidak tahu apakah itu bekas atau tidak. Tapi saya harap itu mesin dengan jarak tempuh tinggi.”

ADVERTISEMENT

Di salah satu sirkuit terlemahnya, Quartararo start dari posisi ke-17 setelah hanya mencatat waktu lebih dari satu detik dari waktu terbaik di Q1. Meski pembalap Yamaha lainnya seperti Jack Miller langsung bergerak maju dan finis ke-10, Quartararo kehilangan waktu di awal karena masalah pada perangkat ride-height belakang. Ia belum membuat kemajuan signifikan saat mesinnya gagal sebelum paruh balapan.

Yamaha juga membawa sejumlah komponen baru ke Aragon, termasuk sasis baru, namun Quartararo tidak terkesan. “Sepanjang akhir pekan, motor ini sangat lambat,” katanya. “Kami harus menguji banyak hal. Jadi saya berganti-ganti motor, dan ini lebih tentang pengujian daripada mencari performa.”

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU