Oscar Piastri mengakui McLaren tidak bisa menciptakan performa secara instan setelah hanya mampu mengamankan posisi ketujuh pada kualifikasi Formula 1 Grand Prix Austria 2026.
McLaren sempat terlihat kompetitif dalam simulasi kualifikasi pada Jumat, tetapi akhirnya hanya menempatkan Lando Norris di posisi keenam dan Piastri di posisi ketujuh. Piastri hanya tertinggal 0,009 detik dari Norris, tetapi kedua pembalap tetap jauh dari perebutan pole.
MCL40 berada dalam persaingan dengan RB22 milik Red Bull untuk posisi mobil tercepat ketiga, dengan Max Verstappen berada di posisi kelima dan Isack Hadjar di urutan kedelapan. Norris sendiri tertinggal empat persepuluh detik dari peraih pole, George Russell.

"Saya merasa kami sudah melakukan pekerjaan yang baik dalam mengekstrak semua yang bisa kami dapatkan dari mobil. Ini bukan pertama kalinya kami masuk Q3 lalu membutuhkan tambahan setengah persepuluh atau sepersepuluh detik terakhir."
"Lando dan saya hampir selalu berada dalam selisih kurang dari setengah persepuluh di setiap lap akhir pekan ini. Ketika dua pembalap terus sedekat itu, itu mungkin menjadi tanda bahwa mengambil tambahan besar dari mobil sangat sulit."
Piastri menilai hasil tersebut bukan kejutan besar karena McLaren sudah mengetahui area kelemahan mobilnya. Ia juga menyebut Ferrari memang diperkirakan akan ikut bersaing, sementara performa George Russell dan Max Verstappen turut mengubah peta kualifikasi.
"Saya merasa kami sudah melakukan pekerjaan yang lebih baik dibanding Barcelona dalam menyiapkan segalanya dan mengekstrak lebih banyak performa. Tetapi kami tidak bisa secara ajaib menciptakan performa dari udara kosong."



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!