Formula 1 bersiap menyambut Grand Prix Amerika Serikat dengan memperkenalkan perangkat lunak mesin khusus lintasan basah yang sepenuhnya baru. Langkah taktis ini diambil sebagai respons langsung atas kekacauan prosedur start yang sempat tertunda pada akhir pekan lalu, di mana berbagai masalah teknis mendera sejumlah tim peserta.
Dilansir dari The-Race, masalah bermula ketika hujan deras mengguyur sirkuit dan memicu penundaan lanjutan hingga 45 menit akibat sejumlah mobil mendadak kehilangan daya penggerak secara drastis saat menjalani putaran formasi. Situasi pelik ini memaksa FIA segera mengambil tindakan tegas dengan menangguhkan prosedur start demi keselamatan para pembalap.
"Sebuah bug, berdasarkan definisinya, adalah sebuah kesalahan. Menguji barang dengan lebih baik menghindari kesalahan. Itu jelas apa yang coba dilakukan orang," ujar pejabat senior Nikolas Tombazis menanggapi investigasi menyeluruh yang dilakukan oleh otoritas balap tertinggi tersebut.

Investigasi mendalam menyimpulkan bahwa insiden tersebut dipicu oleh kombinasi putaran mesin yang terlalu rendah serta pembatasan daya MGU-K sebesar 250kW di sektor-sektor tertentu. Akibatnya, terjadi penurunan tenaga secara masif yang tidak dapat dikompensasi oleh sistem, membuat beberapa mobil melambat secara signifikan hingga terpaksa berhenti di trek.
Sebagai solusi jangka pendek, perangkat lunak darurat yang sukses diterapkan di Sepang akan kembali disiagakan jika hujan kembali turun pada balapan akhir pekan ini. Sementara itu, pembaruan software permanen yang jauh lebih matang dijadwalkan bakal meluncur resmi pada seri balapan di Amerika Serikat mendatang.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!