SPONSORED

Pedro Acosta Berharap Hujan Deras Guyur MotoGP Australia 2026 di Phillip Island

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Pedro Acosta Berharap Hujan Deras Guyur MotoGP Australia 2026 di Phillip Island
TO NEWS OVERVIEW
Pedro Acosta© Gold & Goose

Menghadapi akhir pekan balap MotoGP Australia 2026 di sirkuit legendaris Phillip Island, Pedro Acosta membawa ambisi besar setelah kesulitan menandingi kecepatan para pembalap terdepan pada seri sebelumnya di Indonesia. Pembalap muda asal Spanyol andalan skuad Red Bull KTM Factory Racing ini hanya mampu mengamankan posisi keenam dan kelima di Mandalika, memaksimalkan potensi penuh dari paket motor RC16 yang ia miliki di bawah tekanan ketat persaingan papan atas.

Menatap tantangan di trek tepi laut Australia yang terkenal dengan karakter kecepatan tingginya, Acosta mengingat kembali pencapaian positifnya pada musim lalu di mana ia sukses merebut podium di sesi sprint dan finis di posisi kelima pada balapan utama hari Minggu meskipun sempat mengalami kendala teknis pada kompon ban belakang. Memasuki akhir pekan tahun 2026 ini, rider berusia 22 tahun tersebut memilih untuk bersikap realistis namun tetap waspada terhadap potensi masalah keausan ban yang kerap menjadi momok menakutkan di sirkuit tersebut.

"Letztes Jahr hatten wir oft Probleme mit dem Reifenverschleiß, dieses Jahr sieht es besser aus, aber das konnen wir erst sagen, wenn wir es ausprobiert haben," ujar Acosta mengenai evaluasi performa motornya. "Phillip Island ist in dieser Hinsicht eine schwierige Strecke; deshalb werden wir versuchen, es ruhig anzugehen. Im Sprint standen wir letztes Jahr auf dem Podium, im Hauptrennen waren wir unter den Top-5, aber wir waren jeweils ziemlich weit weg vom Sieger."

Jack Miller Reflects on MotoGP Legacy Ahead of Emotional Exit
Read AlsoJack Miller Reflects on MotoGP Legacy Ahead of Emotional Exit

Selain mengantisipasi ancaman dari para rival pabrikan lain termasuk potensi kuat dari motor Aprilia serta rekam jejak impresif Marc Marquez di lintasan ini, faktor cuaca diprediksi akan memainkan peran krusial penentu jalannya lomba sepanjang akhir pekan. Berdasarkan ramalan cuaca terkini, hari Jumat diprediksi cerah, sementara kondisi ekstrem berpotensi menerjang pada sesi hari Sabtu dan Minggu mendatang.

ADVERTISEMENT

Menanggapi potensi cuaca buruk tersebut, Acosta justru menyambutnya dengan antusiasme tinggi demi menciptakan persaingan yang lebih terbuka di barisan depan. "Ich hoffe, dass es am Ende so viel regnet, wie sie sagen," ungkap Acosta sambil tersenyum lebar. "Uns wurde es helfen, ganz sicher werden wir dadurch auch ein paar unterhaltsamere Rennen haben. Auch fur die Meisterschaft und die Fans ware es interessanter."

Ajang balap akhir pekan ini juga menghadirkan nuansa emosional yang mendalam bagi seluruh paddock MotoGP karena menjadi seri pamungkas di sirkuit ikonik Phillip Island sebelum kalender balap mengalami pergeseran di masa depan. Acosta turut mengungkapkan rasa berat hatinya harus mengucapkan selamat tinggal kepada salah satu sirkuit paling dicintai dalam sejarah kejuaraan dunia roda dua tersebut.

"Das wird einerseits fur alle schon sein, andererseits auch sehr traurig," tutur Acosta. "Es ist hier eine der besten Atmospharen im gesamten Rennkalender – die Fans sind so nah bei uns, und auch die Strecke gehort zu den legendarsten der Meisterschaft, wie Mugello, Jerez und einige andere. Es wird sehr traurig sein, dass wir nachstes Jahr nicht mehr hierherkommen."

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU