Formula 1, Sportrik Media - Oliver Bearman mengungkapkan momen emosional saat pertama kali bertarung langsung dengan Max Verstappen dalam Grand Prix Meksiko 2025. Pebalap muda Haas itu mengaku merasakan “merinding” ketika menyadari dirinya bersaing roda ke roda dengan juara dunia empat kali tersebut.
Hasil terbaik Bearman pada musim debutnya datang di Autódromo Hermanos Rodríguez, ketika ia finis keempat setelah memulai balapan dari bagian belakang posisi sepuluh besar. Ia memanfaatkan duel antara Verstappen dan Lewis Hamilton, sebelum melakukan manuver impresif di Tikungan 4 yang menjadi salah satu aksi overtaking paling menonjol musim 2025.
Manuver tersebut menempatkan Bearman di depan Verstappen, sekaligus unggul atas nama-nama besar lain seperti Oscar Piastri, George Russell, dan Hamilton yang menerima penalti. Situasi itu menciptakan momen langka bagi pembalap berusia 20 tahun tersebut untuk memimpin atas para juara dan kandidat gelar.

Verstappen kemudian mengejar Bearman dalam perebutan podium terakhir dan akhirnya berhasil menyalipnya. Namun, pengalaman berada di bawah tekanan pembalap papan atas menjadi kenangan yang tak terlupakan.
“Saya berpikir, ini pertama kalinya saya berdampingan dengan Lewis, dengan Max, bahkan dengan George dan Piastri — semua pembalap yang saya tumbuh dengan menonton mereka,” ujar Bearman dalam High Performance Podcast.
“Max sudah ada di televisi sejak lama. Pada 2016 saya masih 11 tahun, jadi setiap balapan F1 yang saya ingat selalu ada Max di dalamnya, dan tentu saja Lewis juga. Sekarang saya balapan berdampingan dengan mereka.”
Bearman menggambarkan momen ketika melihat Verstappen mendekat dengan cepat melalui kaca spionnya sebagai pengalaman yang surreal.
“Saya melihat Max di belakang. Saya merinding saat mengemudi. Saya berpikir, betapa kerennya ini? Ini gila.
“Dia adalah pembalap F1 terbaik, dan dia sedang mengejar saya. Dia memberi saya tekanan besar. Dan saya berpikir, inilah yang saya jalani. Inilah hidup saya.”
Bagi Bearman, duel tersebut menjadi penegasan bahwa dirinya telah benar-benar tiba di level tertinggi motorsport. Finis keempat di Meksiko bukan sekadar hasil statistik, tetapi simbol transisi dari talenta muda menjadi kompetitor yang mampu bertarung langsung dengan para juara dunia Formula 1.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!