Lando Norris, pembalap McLaren, mendapat pujian dari mantan bos Haas, Guenther Steiner, atas performa impresifnya menjelang jeda musim panas F1 2025. Meski Steiner masih memprediksi Oscar Piastri akan menjadi juara dunia, ia mengakui Norris “siap bertarung” dalam perebutan gelar. Artikel ini mengulas komentar Steiner, performa Norris, dan prospek kejuaraan. Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah!
Norris memasuki jeda musim panas hanya tertinggal sembilan poin dari pemimpin klasemen, Piastri, setelah memenangkan tiga dari empat balapan terakhir: Austria, Inggris, dan Hungaria. Kemenangan di Hungarian Grand Prix pada 3 Agustus 2025 menjadi sorotan, di mana strategi satu pit stop McLaren mengangkat Norris dari posisi keempat ke pertama, mengalahkan Piastri, Charles Leclerc dari Ferrari, dan George Russell dari Mercedes, yang memilih strategi dua pit stop.

Steiner, berbicara di podcast Red Flags, memuji ketangguhan Norris. “Dia memenangkan tiga dari empat balapan terakhir. Itu tidak menunjukkan dia menyerah di bawah tekanan,” ujarnya. Meski sebelumnya mengkritik Norris atas kesalahan, seperti tabrakan dengan Piastri di Kanada yang menyebabkan keduanya gagal finis, Steiner kini melihat Norris sebagai penantang serius. “Dia siap bertarung, yang sangat menarik,” tambahnya. Namun, Steiner tetap yakin Piastri akan juara, berkat konsistensinya.
Norris mengalami musim yang fluktuatif. Kesalahan di Kanada membuatnya kehilangan poin krusial; tanpa insiden itu, ia akan memimpin klasemen dengan satu poin. Namun, Norris bangkit dengan kemenangan di Austria dan Inggris, memanfaatkan keunggulan mobil MCL39 McLaren. Di Hungaria, strategi berani McLaren membuatnya menahan Piastri, yang nyaris menyalip di lap terakhir dengan ban lebih segar. Norris kini memiliki lima kemenangan musim ini, tertinggal satu dari Piastri.
Steiner menyoroti dinamika internal McLaren, yang tidak menerapkan perintah tim. “McLaren sangat baik membiarkan mereka bertarung,” katanya, merujuk pada kebijakan “papaya rules” yang menekankan balapan adil tanpa menyentuh satu sama lain. CEO McLaren, Zak Brown, menyebut persaingan Norris dan Piastri sebagai “lempar koin,” menegaskan keduanya memiliki peluang setara.
McLaren mendominasi 2025, mencetak tujuh finis satu-dua dalam 14 balapan, dengan 516 poin di klasemen konstruktor, unggul 268 poin atas Ferrari. Piastri memimpin dengan 11 podium dan enam kemenangan, sementara Norris memiliki lima kemenangan dan 11 podium. Max Verstappen dari Red Bull, dengan dua kemenangan, tertinggal 97 poin dari Norris, membuat perebutan gelar menjadi duel McLaren.
Dengan 10 balapan tersisa, termasuk Grand Prix Belanda pada 29-31 Agustus, Steiner memprediksi kejuaraan yang ketat. “Kejuaraan ini belum selesai sampai benar-benar selesai,” ujarnya, menyoroti potensi kejutan. Norris, yang kini lebih percaya diri, berjanji tidak akan menggunakan permainan pikiran melawan Piastri, fokus pada balapan adil. Akankah Norris merebut gelar, atau Piastri akan membuktikan prediksi Steiner? Tulis pendapat Anda di kolom komentar!
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Read Also
Naomi Schiff recalled a terrifying Nürburgring 24 Hours experience ahead of Max Verstappen’s highly anticipated 2026 debut.
McLaren CEO Zak Brown has sent a strongly worded letter to the FIA over Formula 1 multi-team ownership concerns.
Fernando Alonso has explained the major factors influencing his Formula 1 future amid Aston Martin’s difficult 2026 campaign.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!