SPONSORED

Nicolo Bulega Samai Rekor Troy Bayliss Usai Musim Bersejarah WorldSBK 2026

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Nicolo Bulega Samai Rekor Troy Bayliss Usai Musim Bersejarah WorldSBK 2026
TO NEWS OVERVIEW
Nicolo Bulega, Jerez WorldSBK 2026. © Gold and Goose

Nicolo Bulega menutup musim WorldSBK 2026 dengan catatan fantastis setelah berhasil menyamai rekor kemenangan total legenda balap Troy Bayliss di Sirkuit Jerez. Pembalap asal Italia ini tampil begitu dominan sepanjang akhir pekan, menyapu bersih kemenangan sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu talenta paling bersinar di ajang balap superbike dunia sebelum melangkah ke kelas utama.

Dominasi mutlak diperlihatkan oleh pembalap yang musim depan akan membela panji VR46 di MotoGP tersebut. Sepanjang akhir pekan di Spanyol, ia hanya sempat kehilangan posisi terdepan selama beberapa tikungan saja pada lap pertama di Race 2. Konsistensi tingkat tinggi ini membuatnya mengoleksi 32 kemenangan dari total 36 balapan yang digelar sepanjang musim ini.

Pencapaian luar biasa tersebut bahkan melampaui rekor yang pernah ditorehkan oleh para juara dunia hebat sebelumnya seperti Jonathan Rea, Toprak Razgatlioglu, maupun Alvaro Bautista. Sepanjang tahun ini, ia mencatatkan hasil terburuk hanya finis di posisi kedua, sebuah bukti nyata superioritas paket motor dan gaya balapnya di atas lintasan aspal.

Nicolo Bulega Matches Troy Bayliss Record After Historic 2026 WorldSBK Season
Read AlsoNicolo Bulega Matches Troy Bayliss Record After Historic 2026 WorldSBK Season

Bulega mengakui bahwa menyamai rekor 52 kemenangan milik Troy Bayliss memiliki arti yang sangat mendalam baginya secara pribadi. Pasalnya, mantan juara dunia asal Australia tersebut merupakan salah satu sosok idola yang diidolakannya sejak ia masih kecil dan merintis karier di dunia balap motor.

ADVERTISEMENT

"Biasanya, saya tidak begitu memikirkan catatan rekor seperti ini. Saya pikir hari ini saya menyamai kemenangan Bayliss, jadi ini sangat luar biasa. Bayliss adalah salah satu idola saya dan sekarang nama saya berada dekat dengannya," ujar Bulega kepada WorldSBK.com.

Suasana haru menyelimuti garasi tim Aruba.it Ducati saat perpisahan terjadi usai balapan pemungkas. Perjuangan keras untuk meninggalkan tim dengan catatan manis berhasil terwujud sempurna, membuat sang pembalap tak kuasa menahan air mata di hadapan para kru setianya.

"Semua orang menangis, dan saya juga. Bagi saya, sangat penting untuk menang hari ini karena saya ingin meninggalkan paddock ini dan tim ini dengan lebih banyak kemenangan, dan kami meraih akhir pekan yang luar biasa lagi," tutupnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU