Wakil CEO baru MotoGP, Carlos Ezpeleta, menyatakan bahwa kejuaraan ini "berusaha untuk bisa pergi ke Qatar" pada November mendatang. Namun, laporan mengenai pembatalan balapan tersebut semakin santer. Grand Prix Qatar awalnya dijadwalkan berlangsung pada April sebagai putaran keempat kalender 2026, tetapi dipindahkan ke awal November akibat perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran.
Dengan konflik yang tak kunjung reda, keraguan semakin besar dalam beberapa pekan terakhir bahwa MotoGP akan bisa balapan di Qatar tahun ini. Carlos Ezpeleta buka suara di tengah situasi ini. Sementara itu, FIA World Endurance Championship membatalkan putaran Qatar dan Bahrain yang sempat ditunda, menggantinya dengan ajang Eropa. Formula 1 pun memindahkan Grand Prix Bahrain ke Malaysia.
Keputusan Qatar Sudah Dekat
Ezpeleta, yang baru saja dipromosikan ke posisi wakil CEO, berbicara kepada media di Grand Prix Aragon pada Jumat lalu. Ia ditanya soal kalender. "Kalender 2027 hampir selesai," katanya. "Kami jelas menunggu bagaimana situasi di Timur Tengah berkembang, karena itu juga akan memengaruhi kalender tahun depan."

Ia menambahkan bahwa keputusan soal Qatar akan diumumkan dalam dua hingga tiga pekan. "Musim ini luar biasa, dan hasil dari cerita ini sangat penting di semua sisi. Kami ingin memberi tim dan pembalap ruang kepala yang cukup untuk berpikir tentang bagaimana mereka mengelola musim ini. Tidak sama mengelola enam atau tujuh event, jadi kami ingin membuat keputusan itu secepat mungkin—tidak terlalu banyak di sisi operasional, tetapi terutama di area olahraga bisnis," ujarnya.
Soal Qatar, media Spanyol melaporkan Ezpeleta mengatakan: "Kami terus bekerja dan berbicara dengan pemerintah Qatar. Kami tahu beberapa event telah dikonfirmasi di kawasan itu dalam beberapa hari terakhir dan kami terus berusaha untuk bisa pergi ke Qatar, sebuah keputusan yang ingin kami buat sebelum dimulainya tur Asia [balapan Oktober]."
Menurut The Race, MotoGP diperkirakan akan membatalkan Grand Prix Qatar tanpa pengganti, sehingga kalender menyusut menjadi 21 balapan. Secara kontrak, ini tidak akan menjadi masalah dengan mitra penyiaran. Untuk mengakomodasi GP Qatar yang dijadwalkan ulang, balapan Portugal dan Valencia dimundurkan seminggu. Belum jelas apakah keduanya akan dimajukan lagi, sesuatu yang sempat diminta Pecco Bagnaia saat ditanya Crash di Grand Prix Inggris awal bulan ini.
Kehilangan balapan Qatar jelas akan berdampak pada MotoGP secara logistik dan komersial. Namun, keselamatan dan kepastian kalender menjadi prioritas utama. Fans pun menanti keputusan resmi yang akan menentukan bentuk akhir musim 2026.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!