SPONSORED

Mir Ragukan Progress Honda di MotoGP Jerez

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Mir Ragukan Progress Honda di MotoGP Jerez TO NEWS OVERVIEW
© Michelin

Joan Mir meragukan bahwa hasil positif Johann Zarco di MotoGP Spanyol 2026 benar-benar mencerminkan peningkatan performa Honda. Meski Zarco finis ketujuh bersama LCR Honda setelah start dari posisi kedua, Mir menilai hasil tersebut lebih dipengaruhi situasi balapan dibanding kemajuan murni RC213V.

Honda memasuki musim 2026 dengan ekspektasi lebih tinggi setelah menunjukkan kebangkitan pada paruh kedua musim sebelumnya. Zarco sempat menang di Grand Prix Prancis 2025 dalam kondisi basah, sementara Mir meraih podium ganda di akhir musim untuk tim pabrikan. Namun, perkembangan tersebut belum berlanjut secara konsisten tahun ini.

Di Jerez, Zarco finis 13 detik di belakang pemenang balapan Alex Marquez dari Gresini Racing Ducati. Sementara itu, Honda terbaik berikutnya hanyalah Luca Marini di posisi ke-13 dengan motor yang mengalami kerusakan. Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa performa Honda masih sangat bergantung pada kondisi spesifik balapan.

Marquez Q1 Bound: How a Teammate's Crash Cost Him
Read AlsoMarquez Q1 Bound: How a Teammate's Crash Cost Him

“Saya senang untuk Johann, tapi kami tahu pace semua orang di sini sangat mirip.”

ADVERTISEMENT

“Jika Anda start di depan, Anda bisa sedikit mengontrol ritme dan tetap finis ketujuh.”

Mir menilai posisi start yang kuat memberikan keuntungan besar bagi Zarco untuk menghindari tekanan midfield. Namun, menurut juara dunia MotoGP 2020 itu, kecepatan dasar RC213V masih belum cukup kompetitif untuk mempertahankan posisi dalam jangka panjang.

“Kalau balapan berlangsung lima lap lagi, saya mungkin finis 10 besar. Jika 10 lap lagi, mungkin posisi 15.”

ADVERTISEMENT

“Jika mencoba lebih keras, Anda akhirnya terjatuh, seperti yang sering terjadi pada kami belakangan ini.”

Secara teknis, komentar Mir mengindikasikan bahwa Honda masih menghadapi keterbatasan dalam grip belakang dan stabilitas saat race distance panjang. Hal ini berdampak pada kemampuan pembalap menjaga degradasi ban serta mempertahankan ritme konsisten dibanding rival Ducati dan Aprilia.

Mir sendiri akhirnya mencatat finis grand prix pertamanya musim ini di posisi ke-15 setelah sebelumnya menjalani serangkaian balapan sulit dan insiden crash. Namun, hasil tersebut juga dipengaruhi dua long lap penalty akibat pelanggaran prosedur bendera hitam-oranye pada sesi latihan.

ADVERTISEMENT

Dengan kalender MotoGP yang segera memasuki fase penting Eropa, Honda kini menghadapi tekanan untuk mempercepat pengembangan RC213V. Hasil di Jerez mungkin memberikan sedikit dorongan moral, tetapi evaluasi internal menunjukkan pabrikan Jepang itu masih tertinggal dalam hal performa murni dibanding rival utama mereka.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU