Tim asal Hong Kong, Mercedes-AMG Team Craft-Bamboo Racing, siap tampil beda di Suzuka 1000km. Mereka akan memakai livery terinspirasi taksi dari berbagai era dan kawasan, baik Jepang maupun Hong Kong, untuk dua mobil Mercedes-AMG GT3 yang diturunkan.
Pembalap andalan Maxime Martin, Luca Stolz, dan Kakunoshin Ohta akan membela tim di kelas Pro. Sementara itu, Kevin Tse, Daisuke Yamawaki, dan Joao Paulo de Oliveira mengisi kursi di kelas Pro-Am. Kombinasi ini menunjukkan ambisi tim untuk bersaing di dua kategori sekaligus.
Direktur Craft-Bamboo Racing, Darryl O'Young, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya. "Kembali ke Suzuka dengan dua mobil adalah sesuatu yang kami nantikan. Suzuka adalah salah satu sirkuit terbaik di dunia dan selalu menjadi tantangan besar, tidak hanya bagi pembalap, tetapi juga seluruh tim," ujarnya.

O'Young juga menyoroti performa tim musim lalu. "Setelah sukses di Pro-Am tahun lalu, kami termotivasi untuk kembali dan memperebutkan hasil besar lainnya. Kami berharap livery terinspirasi taksi Jepang dan Hong Kong ini membuat kampanye kami semakin berkesan," tambahnya.
Ia pun mengingatkan posisi penting pembalapnya di klasemen. "Maxime dan Luca saat ini berada di posisi kedua dan ketiga klasemen pembalap IGTC. Kami berharap bisa membawa estafet dengan baik untuk Mercedes-AMG Customer Racing," jelas O'Young.
Suzuka 1000km akan berlangsung pada 11-13 September sebagai bagian dari Intercontinental GT Challenge. Selain balapan, pabrikan model Tarmac Works juga akan memproduksi replika diecast dari mobil balap tersebut, menambah daya tarik bagi para kolektor.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!