Akhir pekan Mexico City GP di Autodromo Hermanos Rodriguez diwarnai drama internal kubu Red Bull setelah Max Verstappen dan Liam Lawson terlibat insiden senggolan pada sesi latihan bebas kedua (FP2). Meski sempat melontarkan kritik pedas di media pen pada Jumat lalu, sang juara dunia menegaskan bahwa situasi kini telah mencair setelah keduanya duduk bersama pada Sabtu pagi.
Verstappen yang mengamankan posisi keempat di sesi kualifikasi harus rela turun satu strip pada grid start akibat penalti yang dijatuhkan oleh FIA stewards menyusul insiden latihan bebas tersebut. Hukuman ini sempat mengejutkan banyak pihak di paddock, mengingat kontak di sesi latihan umumnya jarang berujung pada sanksi grid yang berat. Menanggapi keputusan pengawas balapan yang ingin menjadikan kasus ini sebagai contoh bagi pembalap lain, pembalap asal Belanda itu menanggapinya dengan kepala dingin.


"Bagaimana saya melihat penalti ini? Ya, ini sedikit mirip ketika Anda menonton olahraga lain dan terkadang melihat keputusan dibuat. Anda bisa setuju atau tidak setuju dengan keputusan tersebut," ujar Verstappen kepada media Belanda di paddock. "Tentu saja saya punya pendapat sendiri, tapi saya sudah mengatakan semua yang ingin saya katakan mengenai hal itu, termasuk secara internal." Ketika disinggung mengenai apakah dirinya merasa sering dijadikan contoh oleh para steward, ia memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh.
Di sisi lain, Lawson bergerak cepat untuk meredakan ketegangan dengan mendatangi motorhome Red Bull Racing pada Sabtu pagi untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Pembalap muda yang tengah berjuang mengamankan masa depan kariernya di Formula 1 itu mengakui bahwa insiden tersebut sama sekali tidak sengaja ia lakukan dan berjanji akan mengambil pelajaran berharga dari kejadian di Autodromo Hermanos Rodriguez ini.
"Jelas ini bukan situasi yang ideal dan sesuatu yang seharusnya tidak pernah terjadi saat latihan," ungkap Lawson merenungkan insiden sehari sebelumnya. "Saya pergi menemui Max pagi ini untuk meminta maaf, karena jelas tidak pernah ada niat saya untuk melakukan kontak. Ini tidak baik bagi kami berdua, dan saya akan belajar dari kesalahan ini kedepannya." Pertemuan tertutup tersebut berhasil mendinginkan suasana di garasi Red Bull, sekaligus mengalihkan fokus penuh kedua pembalap menghadapi ketatnya persaingan balapan utama akhir pekan ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!