SPONSORED

Masalah Mesin Paksa Lewis Hamilton Puas di Posisi Sebelas Sesi Latihan Bebas

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Masalah Mesin Paksa Lewis Hamilton Puas di Posisi Sebelas Sesi Latihan Bebas
TO NEWS OVERVIEW
Lewis Hamilton© XPB

Sesi latihan bebas kedua Formula 1 di Autodromo Hermanos Rodriguez mendadak berubah menjadi mimpi buruk bagi Lewis Hamilton. Ketika waktu baru berjalan sekitar tiga puluh menit, sebuah instruksi tegas dari garasi Ferrari langsung menghentikan aksi sang juara dunia tujuh kali di atas lintasan. Carlo Santi selaku insinyur balap memerintahkan pebalap asal Inggris tersebut untuk segera mematikan mesin mobilnya di sisi kiri jalur balap, yang kemudian memicu penerapan fase virtual safety car.

Sebelum insiden tersebut terjadi, peraih banyak gelar juara dunia ini sempat melaporkan lewat sambungan radio bahwa dirinya kehilangan tenaga secara drastis pada kendaraannya. Konsekuensi dari berhentinya sesi lebih awal ini sangat besar bagi program kerja tim, di mana ia kehilangan waktu krusial selama tiga puluh menit penuh. Akibatnya, pebalap andalan Scuderia ini sama sekali tidak mendapatkan kesempatan untuk mengumpulkan data penting menggunakan kompon ban lunak, serta tertinggal jauh dalam hal pengalaman lintasan dibandingkan rekan setimnya.

Menanggapi gangguan teknis yang mendadak menimpanya, sang pebalap mengakui bahwa dirinya sama sekali tidak tahu persis apa masalah yang terjadi pada komponen internal mobilnya. Ia hanya mengikuti instruksi langsung dari kru pit untuk mengamankan kendaraan di pinggir lintasan demi menghindari risiko yang lebih besar. Meskipun demikian, ia tetap berusaha melihat sisi positif dari awal sesi yang sempat berjalan mulus sebelum kendala tersebut muncul.

Isack Hadjar Summoned by F1 Stewards in Mexico Over Paddock Incident
Read AlsoIsack Hadjar Summoned by F1 Stewards in Mexico Over Paddock Incident

Ia mengungkapkan bahwa mobilnya terasa sangat nyaman dan memiliki keseimbangan yang sangat menjanjikan sebelum insiden itu menghentikan lajunya. Penyesuaian setup yang dikerjakan bersama para mekanik menunjukkan progres positif, bahkan ia merasa cukup cepat sesaat sebelum garasi memintanya berhenti. Namun, tantangan besar tetap mengintai terutama dalam hal kecepatan tertinggi di jalur lurus, di mana tim pesaing seperti Mercedes dan Red Bull Racing tampak jauh lebih unggul dua hingga tiga sepersepuluh detik.

ADVERTISEMENT

Melihat performa rekan setimnya yang mampu bersaing di barisan depan, optimisme tetap terjaga di dalam kubu Kuda Jingkrak menghadapi sisa akhir pekan. Fokus utama kini diarahkan sepenuhnya pada peningkatan performa internal tanpa harus terlalu memikirkan kecepatan tambahan yang biasanya bisa dikeluarkan oleh para rival terdekat pada sesi kualifikasi. Simak analisis mendalam, update data terbaru, dan jadwal lengkap akhir pekan ini hanya di Sportrik.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU