Franco Colapinto, pembalap Alpine, menghadapi ketidakpastian di Formula 1 setelah gagal start di Grand Prix Inggris 2025 karena masalah driveline. Sementara itu, spekulasi muncul tentang tim F1 ke-12 dari Tiongkok. Berikut analisis SPORTRIK.
Pada Grand Prix Inggris 2025, Franco Colapinto tersingkir sebelum balapan dimulai akibat masalah driveline pada mobil Alpine. Insiden ini memperburuk performanya setelah hasil buruk di Imola (P16), Monaco (P13), Spanyol (P15), dan Kanada (P12).
Kualifikasi di Silverstone berakhir dengan red flag setelah ia kehilangan kendali di tikungan terakhir, meski menghindari tabrakan. Flavio Briatore, penasihat Alpine, menegaskan Colapinto harus tampil lebih baik atau berisiko diganti.

Meski demikian, Colapinto fokus memperbaiki mobil bersama tim. Kontraknya sebagai pengganti Jack Doohan hanya untuk lima balapan, membuat peluangnya bertahan di Alpine menipis. Fans di media sosial ramai membahas tekanan yang dihadapi pembalap Argentina ini.
Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, mengonfirmasi pembicaraan dengan pihak Tiongkok untuk membentuk tim F1 ke-12, yang berpotensi bergabung pada 2026. Tim ini membutuhkan struktur kuat dan investasi jangka panjang, membuka peluang bagi pembalap seperti Colapinto yang belum memiliki kursi tetap untuk 2025.
Sementara itu, Williams, mantan tim Colapinto, menjamin kembalinya setelah masa pinjaman, menurut James Vowles. Namun, peluang ke RB atau Audi meredup setelah pernyataan Helmut Marko dan kepastian Valtteri Bottas di Stake. Oleh karena itu, tim Tiongkok bisa menjadi harapan baru.
Franco Colapinto berkata:
“Saya fokus memperbaiki mobil dan tampil lebih baik.”
Mohammed Ben Sulayem menambahkan:
“Tiongkok bisa bawa dampak besar untuk F1.”
Akankah Colapinto selamat di Alpine atau ke tim Tiongkok? Ikuti di SPORTRIK!
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
219 |
|
2
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
169 |
|
3
|
|
George Russell
Mercedes
|
160 |
|
4
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
138 |
|
5
|
|
Lando Norris
McLaren
|
128 |
|
6
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
109 |
|
7
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
92 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
68 |
|
9
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
43 |
|
10
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
42 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
379 |
|
2
|
|
Ferrari
|
307 |
|
3
|
|
McLaren
|
220 |
|
4
|
|
Red Bull
|
177 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
66 |
|
6
|
|
Alpine F1 Team
|
61 |
|
7
|
|
Haas F1 Team
|
21 |
|
8
|
|
Audi
|
12 |
|
9
|
|
Williams
|
11 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
1 |
Read Also
Cadillac membantah rumor kepindahan Sergio Perez ke Williams. Bos tim Marcin Budkowski memuji performa Perez dan menegaskan komitmennya pada tim debutan F1 2026.
Graeme Lowdon dipecat Cadillac F1 setelah 11 balapan tanpa poin, senasib Christian Horner. Marcin Budkowski ditunjuk sebagai pengganti.
Cadillac Racing memecat Team Principal Graeme Lowdon setelah gagal mencetak poin di 11 balapan F1 2026. Marcin Budkowski ditunjuk sebagai pengganti.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!