SPONSORED

Martin Pilih Tunda Operasi Demi Kejar Gelar MotoGP 2026

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Martin Pilih Tunda Operasi Demi Kejar Gelar MotoGP 2025
TO NEWS OVERVIEW
Martin Pilih Tunda Operasi Demi Kejar Gelar MotoGP 2026

Jorge Martin menegaskan dirinya belum akan menjalani operasi untuk mengatasi sindrom kompartemen yang dialaminya. Keputusan ini diambil setelah ia finis kedua di MotoGP Austria dan kini memimpin klasemen dengan keunggulan 12 poin atas Marc Marquez. Pembalap Aprilia itu mengungkapkan bahwa risiko operasi terlalu besar di tengah perburuan gelar.

“Saya baik-baik saja. Memang benar saya belum pulih 100% sejak Misano. Di lap-lap terakhir saya sedikit menderita, tapi tidak seperti di Misano. Saya tidak merasa terbatas dalam berkendara, dan saya rasa saya tidak melambat karena itu. Jadi kami akan terus seperti ini, bukan waktunya untuk operasi: risiko besar jika harus menjalani operasi. Kami akan menunggu dan mencoba memberikan yang terbaik,” ujar Martin kepada Sky Sport MotoGP.

Keputusan ini tentu menjadi angin segar bagi tim Aprilia yang tengah berjuang di puncak klasemen. Martin, yang baru meraih satu kemenangan musim ini di Prancis, menunjukkan konsistensi luar biasa dengan selalu finis di posisi teratas. Meski belum kembali ke podium tertinggi, ia mampu memaksimalkan setiap balapan untuk mengumpulkan poin penting.

Pedro Acosta Becomes 17th Spanish Rider to Win in MotoGP
Read AlsoPedro Acosta Becomes 17th Spanish Rider to Win in MotoGP

Di Austria, Martin sempat terlibat duel sengit dengan Pedro Acosta dari KTM. Namun, ia mengungkapkan bahwa dirinya sengaja membiarkan Acosta menyalip untuk menghemat bahan bakar. “Saat kami berdekatan, muncul peringatan bahan bakar di dasbor yang mengatakan saya tidak akan sampai finis. Karena Pedro dekat, saya bilang ‘ayo, lewat’. Jadi saya juga menghindari risiko bertarung untuk posisi, karena trek ini sulit untuk menyalip. Saya berada di belakang untuk menghemat bahan bakar dan begitu peringatan hilang saya ingin menyerang lagi. Tapi ketika saya ingin menyerang, meskipun saya mendekat, sulit untuk benar-benar dekat. Akhirnya, di enam lap terakhir, ban saya sudah tidak ada. Saat lurus, hingga gigi lima saya merasakan motor selip. Pedro melakukan pekerjaan hebat, selamat untuknya,” jelas Martin.

ADVERTISEMENT

Dengan keputusan menunda operasi, Martin berharap bisa terus kompetitif di sisa musim. Ia saat ini unggul 12 poin atas Marc Marquez, dan persaingan gelar semakin memanas. Balapan berikutnya akan menjadi ujian berat baginya, terutama dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih. Namun, semangat juangnya patut diacungi jempol.

Tim Aprilia juga harus cermat dalam mengelola kondisi Martin. Mereka perlu memastikan bahwa pembalapnya tidak memaksakan diri hingga memperburuk cedera. Dengan sirkuit-sirkuit yang menuntut fisik seperti Mugello dan Barcelona, manajemen beban akan menjadi kunci. Jika Martin mampu melewati periode kritis ini, peluangnya untuk mempertahankan gelar semakin terbuka lebar.

Keputusan Martin ini juga menjadi sorotan para penggemar. Banyak yang mendukung keputusannya untuk tidak mengambil risiko operasi di tengah musim. Mereka berharap Martin dapat terus tampil gemilang dan memberikan persaingan sengit di MotoGP 2025. Sementara itu, rival-rivalnya seperti Marquez dan Acosta pasti akan memanfaatkan setiap celah untuk menyalip di klasemen.

ADVERTISEMENT

Dengan delapan seri tersisa, perburuan gelar MotoGP 2025 masih sangat terbuka. Martin harus tetap fokus dan menjaga konsistensi. Jika ia berhasil melewati semua rintangan, gelar juara dunia kedua akan semakin dekat. Namun, jika kondisi fisiknya memburuk, semuanya bisa berubah. Yang jelas, Martin telah menunjukkan tekad baja untuk terus berjuang.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU