Marc Marquez akhirnya menguasai puncak klasemen MotoGP 2026 untuk pertama kalinya musim ini setelah memenangi Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano. Kemenangan ini membawa Marquez menyamai poin Jorge Martin, namun ia berhak memimpin karena telah mengoleksi empat kemenangan grand prix berbanding satu milik Martin.
Balapan tidak berjalan mudah bagi Marquez. Start dari posisi kedua, ia langsung mendapat tekanan dari Marco Bezzecchi yang memulai dari pole. Bezzecchi melesat dan sempat menjauh, sementara Martin menguntit di posisi ketiga. Namun, petaka menghampiri Bezzecchi di Tikungan 13 pada lap awal. Ia terjatuh, membuka jalan bagi Marquez untuk kembali memimpin.
Setelah insiden itu, Martin sempat tampil lebih kuat. Pada lap ketujuh, ia menyalip Marquez di Tikungan Rio dan mengambil alih lead. Sayangnya, keunggulan Martin tidak bertahan lama. Ia justru kehilangan performa dan dilewati oleh Marquez, lalu Alex Marquez, Pedro Acosta, dan Fermin Aldeguer secara berurutan. Martin akhirnya finis kelima, tertinggal jauh dari pemimpin balapan.

Di depan, Alex Marquez berusaha menempel ketat sang kakak, namun tidak pernah cukup dekat untuk melancarkan serangan. Marquez pun menyegel kemenangan dengan selisih 0,657 detik atas Alex, mencatatkan finis 1-2 bagi keluarga Marquez. Acosta melengkapi podium dengan jarak 2,3 detik dari Marquez, diikuti Aldeguer dan Martin.
Balapan di Misano berlangsung sangat atritional. Selain Bezzecchi, beberapa pembalap lain juga mengalami crash, termasuk Jack Miller, Diogo Moreira, dan Pecco Bagnaia yang tampil di bawah performa. Joan Mir memutuskan mundur karena merasa tidak sehat sepanjang akhir pekan, sementara Alex Rins juga menghentikan balapan di pit. Johann Zarco terjatuh di akhir balapan, menyisakan hanya 14 pembalap yang finis.
Dari 14 pembalap yang menyelesaikan balapan, Luca Marini menjadi yang terdepan untuk Honda di posisi kesembilan, sedangkan Fabio Quartararo memimpin lini Yamaha di posisi kesepuluh. Hasil ini memperlihatkan betapa sulitnya balapan di Misano, di mana konsistensi dan ketahanan menjadi kunci.
Dengan kemenangan ini, Marquez kini memimpin klasemen dengan keunggulan tipis atas Martin. Persaingan gelar semakin memanas menjelang seri-seri berikutnya. Akankah Marquez mampu mempertahankan momentum, atau Martin dan pembalap lain akan memberikan perlawanan sengit? Kita nantikan di lintasan berikutnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!